SATUMEDIA.ID Kereta Cepat Whoosh mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang selama periode libur panjang Iduladha dan Hari Lahir Pancasila pada 26 Mei hingga 1 Juni 2026. Dalam kurun sepekan tersebut, sebanyak 126.169 penumpang memanfaatkan layanan kereta cepat Jakarta–Bandung itu untuk berbagai keperluan, mulai dari wisata, silaturahmi hingga perjalanan arus balik.
Tingginya mobilitas masyarakat selama long weekend membuat rata-rata jumlah penumpang Whoosh mencapai 19.000 hingga 20.000 orang per hari. Puncak volume penumpang terjadi pada 1 Juni 2026 dengan total 23.725 penumpang, disusul 26 Mei 2026 sebanyak 21.867 penumpang.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menambah enam perjalanan pada masa puncak keberangkatan dan arus balik. Dengan penambahan tersebut, total perjalanan Whoosh mencapai 68 perjalanan per hari.
Meski melayani jumlah penumpang yang meningkat tajam, operasional Whoosh tetap berjalan optimal dengan tingkat ketepatan waktu di atas 99 persen sepanjang periode libur panjang tersebut.
Pada puncak keberangkatan 26 Mei 2026, seluruh kursi perjalanan Whoosh dari Stasiun Halim pada rentang waktu pukul 16.00 hingga 22.25 WIB ludes terjual, termasuk seluruh perjalanan tambahan yang dioperasikan. Kondisi serupa terjadi saat puncak arus balik pada 1 Juni 2026, ketika seluruh perjalanan dari Stasiun Padalarang pada pukul 15.00 hingga 21.38 WIB habis terjual.
Dari sisi kelas layanan, Premium Economy masih menjadi pilihan favorit masyarakat. Sebanyak 116.145 penumpang atau sekitar 92,1 persen menggunakan layanan tersebut. Sementara itu, Business Class mencatat 7.102 penumpang atau 5,6 persen, sedangkan First Class digunakan oleh 2.922 penumpang atau sekitar 2,3 persen dari total pelanggan.
Adapun Stasiun Halim menjadi titik keberangkatan tersibuk selama periode long weekend dengan total 62.801 penumpang. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Padalarang dengan 43.750 penumpang dan Stasiun Tegalluar Summarecon sebanyak 14.721 penumpang.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan tingginya angka penumpang menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Whoosh sebagai moda transportasi andalan antara Jakarta dan Bandung.
“Selama periode long weekend ini kami melihat tingginya antusiasme masyarakat menggunakan Whoosh untuk berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari wisata, silaturahmi, hingga arus balik menuju Jakarta,” ujar Eva dalam keterangan tertulis, Selasa (2/6/2026).
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang telah memilih Whoosh selama masa libur panjang. Menurutnya, operasional dan pelayanan kereta cepat berjalan lancar tanpa kendala berarti sehingga seluruh penumpang, termasuk pengguna perjalanan tambahan, dapat terlayani dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh penumpang yang telah mempercayakan perjalanannya menggunakan Whoosh selama periode libur panjang ini. Secara umum pelayanan dan operasional Whoosh berjalan lancar tanpa kendala berarti, sehingga ratusan ribu penumpang dapat terlayani dengan baik,” kata Eva.*




