Heboh Foto Pemotor Bonceng Jenazah di KBB, Camat Ungkap Fakta Sebenarnya

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto  pemotor yang membawa jenazah di Jalan Cikakak, Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB).(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya foto  pemotor yang membawa jenazah di Jalan Cikakak, Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Dalam foto tersebut, jenazah yang terbungkus kain kafan dan kain samping tampak dibawa oleh pria  yang duduk di kursi belakang sepeda motor.

Camat Cililin, Opa Mustopa, membenarkan peristiwa yang viral tersebut. Menurut dia, kejadian itu berlangsung pada 10 Juli 2026 dan jenazah yang dibawa bukan jenazah baru, melainkan kerangka yang dipindahkan dari makam lama ke lokasi pemakaman baru.

“Yang dibawa itu jenazah yang sudah menjadi kerangka. Kerangkanya dirangkai kembali agar tetap utuh, kemudian dibungkus kain kafan, dilapisi kain samping yang diikat kuat, lalu dipasang penyangga dari kayu sebelum dibawa,” ujar Opa saat dihubungi, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan, jenazah tersebut sebelumnya dimakamkan pada 1985 di Kampung Pasir Meong, Desa Cililin. Pemindahan dilakukan atas permintaan keluarga karena anak dan cucu almarhum kini menetap di Desa Batulayang.

Menurut Opa, keluarga ingin memakamkan kembali jenazah di tempat pemakaman umum (TPU) yang lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggal mereka agar lebih mudah saat berziarah.

“Awalnya dimakamkan di Kampung Pasir Meong. Karena anak-anak almarhum sekarang tinggal di Desa Batulayang, akhirnya dipindahkan ke TPU yang lebih dekat dengan keluarga supaya memudahkan anak dan cucunya saat berziarah,” katanya.

Opa menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga, kerangka jenazah tidak diangkut menggunakan ambulans karena jarak antara makam lama dan makam baru relatif dekat.

Seluruh proses pemindahan, mulai dari pembongkaran makam, penyusunan kembali kerangka hingga pemakaman ulang, dilakukan oleh ketua RT setempat yang telah berpengalaman menangani pemindahan jenazah.

“Proses pembongkaran makam, merangkai kerangka, sampai pemakaman kembali ditangani oleh Pak RT yang memang sudah terbiasa melakukan pemindahan jenazah,” ucap Opa.*

Pos terkait