SATUMEDIA.ID – Camat Pangalengan, Vena Andriawan, mengajak seluruh orang tua di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, memastikan anak-anak mereka tetap melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, SMK, maupun sederajat. Ajakan tersebut dikemas dalam gerakan “Semua Harus Sekolah” yang digencarkan di wilayahnya.
Vena mengatakan, gerakan itu merupakan bagian dari upaya pemerintah kecamatan untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah sekaligus menekan praktik pernikahan dini yang dinilai berpengaruh terhadap tingginya angka stunting.
Menurut dia, semakin banyak anak yang melanjutkan pendidikan, semakin besar peluang untuk mencegah pernikahan usia dini.
“Semua harus sekolah di Kecamatan Pangalengan. Kami ingin menekan angka pernikahan dini karena hal itu berkaitan dengan upaya menurunkan angka stunting. Harapannya, kasus stunting di Kecamatan Pangalengan terus menurun,” ujar Vena di Pangalengan, Kamis (16/7/2026).
Berdasarkan data Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, jumlah lulusan SMP di Kecamatan Pangalengan mencapai 2.359 siswa. Dari jumlah tersebut, 1.150 siswa telah diterima di SMA dan SMK negeri, sedangkan 1.209 siswa belum tertampung di sekolah negeri.
Meski demikian, Vena menjelaskan sebagian dari siswa yang belum diterima di sekolah negeri telah mendaftar ke SMA, SMK swasta maupun sekolah sederajat.
“Saat ini masih ada 437 lulusan SMP yang belum menentukan pilihan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA, SMK, atau sederajat,” katanya.
Untuk itu, Pemerintah Kecamatan Pangalengan terus mengajak para orang tua agar tidak ragu menyekolahkan anaknya di sekolah swasta. Menurut Vena, sejumlah SMA/SMK swasta, Madrasah Aliyah, SMA Terbuka, hingga sekolah dengan sistem pembelajaran hybrid masih membuka penerimaan peserta didik baru.
Ia menambahkan, pendaftaran di sekolah-sekolah tersebut masih dibuka hingga 24 Juli 2026, sehingga masyarakat masih memiliki kesempatan untuk mendaftarkan putra-putrinya.
“Ayo manfaatkan kesempatan ini. Jangan sampai ada anak yang putus sekolah. Semua harus sekolah,” kata Vena.*


