Prabowo Minta TNI-Polri Kawal Koperasi Merah Putih

Presiden Prabowo Subianto saat membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Bandar Lampung, Rabu (11/6/2026). (Dok.Setpres).**

SATUMEDIA.ID – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian, lembaga, TNI, dan Polri memberikan dukungan penuh terhadap penguatan Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Kelurahan Merah Putih, dan Koperasi Nelayan Merah Putih. Arahan tersebut disampaikan dalam rapat terbatas bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Rapat yang berlangsung sekitar tiga setengah jam itu membahas percepatan pengembangan Koperasi Merah Putih sebagai infrastruktur strategis pemerintah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan, Presiden menegaskan seluruh kementerian dan lembaga harus terlibat aktif dalam menyukseskan program tersebut. Dukungan juga diminta dari TNI dan Polri agar pelaksanaannya berjalan optimal hingga ke daerah.

“Bapak Presiden memastikan Koperasi Desa Merah Putih, Koperasi Kelurahan Merah Putih, dan Koperasi Nelayan Merah Putih harus didukung oleh semua kementerian dan lembaga. Juga didukung oleh TNI dan Polri untuk membantu menyukseskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai infrastruktur pemerintah sekaligus off taker,” kata Zulkifli Hasan usai rapat dikutip dari laman Setpres.

Menurut dia, Presiden Prabowo menetapkan Koperasi Merah Putih sebagai pusat penyaluran berbagai program pemerintah. Nantinya, seluruh barang bersubsidi maupun bantuan pemerintah akan disalurkan melalui koperasi agar distribusi lebih terintegrasi dan tepat sasaran.

“Seluruh barang subsidi dan bantuan pemerintah nantinya disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Koperasi Kelurahan Merah Putih,” ujarnya.

Selain membahas penguatan koperasi, rapat juga menyinggung kesiapan pembayaran angsuran pertama Agrinas Pangan kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang dijadwalkan jatuh tempo pada September 2026.

Pemerintah, kata Zulkifli, tengah mempercepat proses verifikasi dan validasi agar seluruh persyaratan dapat diselesaikan pada Agustus.

“Kami bekerja keras agar seluruh persyaratan selesai pada Agustus, sehingga sebelum September dana angsuran pertama Koperasi Desa Merah Putih dan Kelurahan Merah Putih bisa dibayarkan ke Himbara,” ucapnya.

Ia menambahkan, Presiden juga meminta seluruh jajaran pemerintah memastikan seluruh persiapan rampung sehingga manfaat Koperasi Merah Putih dapat segera dirasakan masyarakat.

“Persiapan harus berjalan dengan baik sehingga setelah Oktober seluruh pelaksanaan Kopdes sudah jelas, berjalan optimal, dan manfaatnya dirasakan oleh rakyat Indonesia,” kata Zulkifli.

Program penguatan Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari strategi pemerintah membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang lebih kuat. Pemerintah menargetkan koperasi tidak hanya menjadi penyalur berbagai program dan bantuan, tetapi juga berkembang sebagai pusat aktivitas ekonomi desa dan kelurahan yang mampu memperluas peluang usaha, memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga.*

 

Pos terkait