Pasanggiri Jaipong Piala Bupati Bandung Diiikuti Peserta TK

Peserta Pasanggiri Jaipong Piala Bupati Bandung tahun 2024 tengah beraksi di Bale Prabu Soreang Kabupaten Bandung, Jumat (12/7/2024).(Dokumen Diskominfo Kabupaten Bandung)**

SATUMEDIA.ID – Festival/Pasanggiri Jaipong “Piala Bupati Bandung” diikuti 120 peserta yang berlangsung di Bale Prabu Soreang Kabupaten Bandung, Jumat (12/7/2024).

Peserta Pasanggiri Jaipong diikuti kalangan para siswi TK, kelas 1-3 SD, kelas 4-6 SD, SMP, SMA dan umum. Dimeriahkan pula peserta pria yang turut menyemarakan.

Pasanggiri dibuka Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Bandung H. Yosep Nugraha. Ia mengapresiasi apresiasi penyelenggaraan Pasanggiri Jaipong tersebut

Menurutnya, melalui Pasanggiri Jaipong ini turut mengembangkan, melestarikan kebudayaan daerah yang diinisiasi oleh tokoh-tokoh masyarakat Pasundan melalui kegiatan tersebut.

Yosep menyebutkan Kabupaten Bandung memiliki khasanah kebudayaan yang demikian banyak dan kaya.

“Partisipasi masyarakat juga demikian tinggi dalam pengembangan kebudayaan,” kata mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bandung ini.

Dikatakan Yosep, begitu banyak kelompok dan entitas masyarakat yang mengembangkan seni dan budaya, meski pada saat pandemi Covid-19 lalu terkendala karena market. Sehingga pengembangan budaya sangat terbatas.

“Hari ini ada hikmah yang sangat besar, lewat pengembangan teknologi informasi, maka kesenian dan kebudayaan ini multi panggung yang sangat luas cakupannya. Bukan sekedar lokal ditonton secara visual konvensional, sekarang bisa ditonton di dunia maya, sehingga orang yang menonton jauh lebih banyak dan jangkauannya mendunia,” tuturnya.

Maka, imbuh Yosep, pihaknya ingin memberikan motivasi kepada seluruh seniman dan budayawan, jangan berkecil hati untuk berkreasi.

“Karena apa, gerak kreativitas kita dengan multi panggung yang lebih luas, yaitu panggung digital,” katanya.

Maka, Yosep mengatakan, para penggerak seni dan budaya harus mampu mengatur adaptasi dan berkreativitas bagaimana memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan seni dan budaya.

“Pak Bupati Bandung tentu sangat konsen dalam pengembangan seni dan budaya di Kabupaten Bandung. Apalagi yang terkait dengan budaya tradisi, bukan sekadar memperlihatkan budaya-budaya visual, tetapi di dalamnya mengandung makna-makna filosofi dan mengandung nilai-nilai keluhuran yang mampu membangun karakter, membangun kepribadian dan membangun perilaku bagaimana masyarakat kita memekik keindahan dalam bersikap dan kehidupan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pasanggiri Jaipong, Igun Ruhiyat mengatakan, kegiatan Pasanggiri Jaipong ini dalam rangka melestarikan seni jaipong. Diharapkan dapat membentuk karakter anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Pada penyelenggaraan sekarang, peserta kategori TK tidak disatukan dengan usia SD. Diharapkan kedepannya, usia TK bisa terus dipertandingkan,” kata Igun.*

Pos terkait