SATUMEDIA.ID – Seorang warga yang hendak mengantarkan makanan kepada tetangganya di Kampung Sudimampir, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, justru menemukan pria berinisial R (27) telah meninggal dunia, Minggu (30/8/2026).
Korban ditemukan di rumah kontrakan di Kampung Sudimampir, RT 03/RW 01, sekitar pukul 14.00 WIB.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Padalarang, Ivan, mengatakan warga sebelumnya mengetahui korban sedang dalam kondisi sakit.
“Sejak sebelumnya korban memang sedang sakit. Karena pagi sampai siang tidak terlihat keluar rumah, tetangganya kemudian mencoba mengantarkan makanan,” ujar Ivan saat ditemui di lokasi.
Namun, upaya warga untuk memanggil korban dari luar rumah tidak mendapat respons.
Pintu rumah kemudian diketuk beberapa kali. Karena tetap tidak ada jawaban, warga meminta bantuan tetangga lainnya untuk memastikan kondisi korban.
“Setelah tidak ada jawaban sama sekali, warga mulai khawatir. Mereka kemudian bersama-sama mengecek ke dalam rumah dan mendapati korban sudah meninggal,” katanya.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada ketua RT dan RW setempat. Warga bersama pengurus lingkungan selanjutnya menghubungi kepolisian.
Ivan menjelaskan, R bukan merupakan warga asli Kampung Sudimampir. Korban diketahui berasal dari Kabupaten Sumedang dan baru beberapa bulan menempati rumah tersebut milik seorang temannya.
“Korban bukan warga sini. Dia tinggal di rumah temannya yang merupakan warga Sudimampir. Informasinya, korban asal Sumedang dan masih memiliki keluarga di sekitar sini,” ucap Ivan.
Menurut Ivan, korban masih terlihat oleh warga pada Sabtu (29/8/2026) malam.
Saat itu, R sempat keluar rumah untuk membeli obat di sekitar lokasi.
“Sabtu malam korban masih sempat keluar untuk mencari obat. Karena itu, kabar mengenai meninggalnya korban siang tadi cukup mengejutkan warga,” tutur Ivan.
Warga juga menemukan sejumlah obat-obatan dari apotek di dalam rumah kontrakan korban.
“Di dalam rumah ada beberapa obat yang diduga digunakan korban. Ini memperkuat dugaan bahwa sebelumnya korban memang sedang mengalami sakit,” ujarnya.
Setelah menerima laporan, Tim Inafis Polres Cimahi bersama personel Polsek Padalarang mendatangi lokasi.
Petugas melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Babinsa serta perangkat Desa Padalarang juga turut berada di lokasi.
“Petugas kepolisian sudah melakukan pemeriksaan di TKP bersama unsur kewilayahan,” kata petugas Polsek Padalarang, Irpan.
Dari pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Keluarga korban kemudian berkoordinasi dengan pengurus lingkungan dan menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan.
Jenazah R kemudian dipulasarakan sebelum dibawa untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sodong, Padalarang.
“Setelah proses pemulasaraan, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di TPU Sodong,” ujar Irpan.
Polisi masih menangani kasus tersebut. Berdasarkan keterangan warga dan pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat sakit yang sebelumnya dideritanya.*
