SATUMEDIA.ID – Persib Bandung akhirnya memutus kutukan klub-klub Indonesia di Korea Selatan. Kemenangan 1-0 atas FC Seoul pada laga perdana Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026-2027 di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026), mengakhiri rentetan 10 kekalahan wakil Indonesia saat bertandang ke Negeri Ginseng sejak era Asian Club Championship.
Gol kemenangan Persib dicetak bek asal Brasil, Julio Cesar, ketika pertandingan baru berjalan lima menit.
Hasil tersebut menjadi kemenangan penting bagi Persib sekaligus mengakhiri catatan buruk klub-klub Indonesia yang selalu kalah dalam 10 pertandingan tandang di Korea Selatan sejak era Asian Club Championship.
Sebelum Persib memetik kemenangan, rentetan hasil buruk klub Indonesia di Korea Selatan ternyata telah berlangsung lebih dari tiga dekade.
Pelita Jaya menjadi klub Indonesia pertama yang menelan kekalahan di Negeri Ginseng. Pada musim 1994-1995, mereka takluk 1-4 dari Seongnam Ilhwa Chunma.
Setelah itu, satu per satu wakil Indonesia kembali gagal membawa pulang kemenangan. PSM Makassar dihantam Pohang Steelers 0-4 pada musim 1996-1997, disusul Persebaya Surabaya yang kalah 1-4 dari Ulsan Hyundai pada 1997-1998. Semusim berikutnya, PSIS Semarang juga menyerah 2-6 dari Suwon Samsung.
Kekalahan paling telak dialami Persik Kediri. Pada 2004, Persik harus mengakui keunggulan Seongnam Ilhwa Chunma dengan skor mencolok 0-15.
Kegagalan tersebut berlanjut dalam lawatan-lawatan berikutnya. Persebaya kembali tumbang 0-4 dari Busan I’Park pada 2005, sementara Arema kalah 0-2 dari Chunnam Dragons pada 2007.
Sriwijaya FC kemudian takluk 1-5 dari FC Seoul pada 2009. Setahun berselang, Persipura Jayapura menjadi korban berikutnya setelah dihajar Jeonbuk Hyundai Motors 0-8.
Arema kembali menghadapi Jeonbuk pada 2011 dan lagi-lagi pulang dengan kekalahan, kali ini dengan skor 0-6.
Gol cepat Julio Cesar
Persib langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Tekanan Pangeran Biru membuahkan hasil ketika laga baru memasuki menit kelima.
Berawal dari pergerakan Luka Menalo yang menerima umpan terobosan Adam Alis, Persib mendapatkan sepak pojok setelah umpan silang Menalo mengenai pemain FC Seoul.
Marc Klok kemudian mengambil tendangan sudut dan mengirim bola ke dalam kotak penalti.
Julio Cesar mampu membaca arah bola dengan baik. Bek Persib itu menyambar umpan Klok dan mengarahkannya ke gawang FC Seoul.
Bola bersarang di gawang tuan rumah dan membawa Persib unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi gol kedua Julio Cesar untuk Persib sejak bergabung dengan klub pada musim 2025-2026.
FC Seoul yang tertinggal langsung meningkatkan tekanan. Persib dipaksa lebih banyak bertahan untuk mempertahankan keunggulan.
Pada menit ke-16, Gabriel Mutombo menggagalkan ancaman FC Seoul setelah dengan sigap menghalau bola yang masuk ke kotak penalti.
Kiper Persib, Teja Paku Alam, kemudian menjadi salah satu pemain penting dalam menjaga keunggulan timnya.
Pada menit ke-31, Teja meninju bola hasil sundulan pemain FC Seoul setelah situasi sepak pojok.
Tiga menit berselang, Teja kembali melakukan penyelamatan. Kali ini dia menggagalkan sepakan melengkung Jeong Hyunwoo.
Hyunwoo kembali mengancam melalui sundulan pada menit ke-37. Bola sempat melewati jangkauan Teja, tetapi Adam Alis berdiri di posisi yang tepat untuk menyapu bola sebelum melewati garis gawang.
Persib mampu mempertahankan keunggulan hingga babak pertama berakhir.
Julio Cesar Cedera
Memasuki babak kedua, pelatih Persib, Igor Tolic, tidak mengubah komposisi pemainnya.
Persib kembali mendapat peluang melalui tendangan bebas Marc Klok pada menit ke-51. Julio Cesar berusaha menyambut bola, tetapi mengalami benturan dengan kiper FC Seoul, Kang Hyeonmu.
Cesar sempat mendapat perawatan di lapangan. Kondisinya membuat Persib harus melakukan pergantian pemain.
Pada menit ke-54, Cesar meninggalkan lapangan dengan menggunakan penyangga leher dan ditandu.
Dua menit kemudian, Igor Tolic memasukkan Ikhwan Ali Tanamal untuk menggantikan Cesar.
FC Seoul semakin agresif setelah itu. Tuan rumah berusaha memanfaatkan situasi untuk mencari gol penyeimbang.
Pada menit ke-62, Ko Pilgwan dan Jung Hawon yang baru masuk mencoba memberikan ancaman melalui sundulan. Namun, Teja kembali tampil sigap untuk mengamankan gawang Persib.
Persib kemudian melakukan pergantian pemain pada menit ke-68. Balsa Sekulic dan Ragnar Oratmangoen ditarik keluar dan digantikan Berguinho serta Mariano Peralta.
Tekanan FC Seoul belum berhenti. Pada menit ke-75, Marc Klok dan Gabriel Mutombo harus bekerja keras memutus serangan tuan rumah yang mulai masuk ke area pertahanan Persib.
Semenit kemudian, Igor kembali melakukan pergantian ganda. Klok dan Luka Menalo ditarik keluar, kemudian digantikan Beckham Putra Nugraha dan Dedi Kusnandar.
Memasuki 10 menit terakhir, Persib semakin disiplin menjaga keunggulan.
Dedi Kusnandar mengambil peran dalam menjaga keseimbangan permainan Persib sekaligus membantu meredam tekanan FC Seoul.
Persib masih memiliki kesempatan melalui serangan balik. Adam Alis sempat mengirim bola kepada Mariano Peralta, tetapi pergerakannya mampu dihentikan pemain belakang FC Seoul.
Pada menit ke-90, Peralta kembali menunjukkan aksinya. Pemain asal Argentina itu melewati beberapa pemain lawan sebelum melepaskan umpan silang mendatar.
Beckham Putra berusaha menyambut bola, tetapi gagal menjangkaunya.
Memasuki masa tambahan waktu lima menit, Igor Tolic memasukkan Thom Haye untuk menggantikan Adam Alis.
Thom hampir menggandakan keunggulan Persib. Sepakannya berhasil melewati pemain FC Seoul, tetapi bola justru membentur tiang gawang.
FC Seoul gagal mencetak gol balasan hingga pertandingan berakhir.
Persib pun menutup laga pembuka Grup E ACL Two 2026-2027 dengan kemenangan 1-0 sekaligus membawa pulang tiga poin dari Seoul.*



