Angkot Cimahi-Padalarang Ludes Terbakar, BBM dalam Galon Diduga Jadi Pemicu

Angkutan kota (angkot) jurusan Cimahi–Padalarang terbakar hebat di Jalan Somawinata, Kota Cimahi, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026) malam.(Dok.Damkar Kota Cimahi).**

SATUMEDIA.ID – Angkutan kota (angkot) jurusan Cimahi–Padalarang terbakar hebat di Jalan Somawinata, Kota Cimahi, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026) malam. Api diduga cepat meluas karena terdapat bahan bakar minyak (BBM) yang disimpan dalam galon di dalam kendaraan.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.58 WIB tersebut membuat angkot mengalami kerusakan total. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa itu, tetapi kerugian materi diperkirakan mencapai Rp 75 juta.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengungkapkan, titik api pertama kali diketahui berada di bagian jok belakang kendaraan berdasarkan keterangan saksi di lokasi.

Api kemudian membesar hingga melalap angkot. Keberadaan BBM yang disimpan di dalam galon diduga mempercepat penyebaran kobaran api.

“Keterangan saksi mengarah pada bagian jok belakang sebagai lokasi awal munculnya api. Kondisi tersebut kemudian berkembang menjadi kebakaran yang menghanguskan kendaraan,” kata Aep dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).

Aep menjelaskan, laporan kejadian diterima petugas pada pukul 20.17 WIB. Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 20.25 WIB untuk melakukan penanganan

Pemadaman dilakukan dengan dukungan lintas wilayah. Damkar Kota Cimahi mengirimkan satu unit mobil pancar, sedangkan Damkar Kabupaten Bandung Barat mengerahkan dua unit mobil pancar.

Petugas juga menyiagakan satu kendaraan rescue untuk mendukung proses penanganan di lokasi.

Personel Damkar Cimahi bersama petugas dari Bandung Barat dan Palang Merah Indonesia (PMI) berupaya mengendalikan api agar tidak merambat ke bangunan maupun kendaraan yang berada di sekitar tempat kejadian.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan overhaul atau pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Penanganan berakhir pada pukul 20.49 WIB. Seluruh personel kemudian kembali ke markas sekitar pukul 21.10 WIB.*

Pos terkait