SATUMEDIA.ID – Kebakaran terjadi di sebuah rumah milik warga di Gang Hanapi, RT 02/RW 08, Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (31/8/2026) pagi.
Api sempat membakar bagian dalam rumah dan dikhawatirkan merambat ke permukiman warga yang berada di kawasan padat. Beruntung, petugas pemadam kebakaran bersama warga berhasil mengendalikan kobaran api dalam waktu kurang dari 40 menit.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Aep Mulyana mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 06.50 WIB.
Saat itu, Ketua RT setempat melihat asap mengepul dari bagian atap rumah. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata api sudah membesar dan membakar salah satu kamar.
“Ketua RT melihat asap dari arah atap rumah. Setelah masuk untuk memastikan kondisi, ternyata api sudah membakar bagian kamar,” ujar Aep.
Mengetahui kondisi tersebut, Ketua RT bersama warga langsung melakukan upaya pemadaman awal. Mereka juga segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Laporan diterima Damkar Kota Cimahi sekitar pukul 07.00 WIB. Regu 1 kemudian langsung menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 07.05 WIB.
Sebanyak dua unit mobil pemadam dan lima personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Aep mengatakan, proses pemadaman menghadapi kendala karena lokasi rumah berada di dalam gang sempit. Kendaraan pemadam tidak dapat mendekat hingga titik kebakaran dan hanya bisa berhenti sekitar 100 meter dari lokasi.
“Petugas harus melanjutkan penanganan dengan kondisi akses yang terbatas karena gang menuju rumah cukup sempit. Jarak kendaraan dengan titik kebakaran sekitar 100 meter,” katanya.
Meski terkendala akses, petugas tetap melakukan pemadaman hingga proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.
Penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 07.39 WIB. Seluruh personel kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke markas pada pukul 07.44 WIB.
Aep menyebut, luas bangunan yang menjadi lokasi kebakaran mencapai sekitar 186 meter persegi. Adapun bagian rumah yang terdampak langsung api diperkirakan seluas 30 meter persegi.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Sebanyak 15 orang berhasil diselamatkan.
“Untuk korban jiwa maupun luka tidak ada. Sebanyak 15 jiwa berhasil diselamatkan dari kejadian ini,” ucap Aep.
Meski demikian, kebakaran menyebabkan barang dan isi rumah mengalami kerusakan. Total kerugian ditaksir sekitar Rp30 juta.
Sementara itu, aset bangunan yang nilainya diperkirakan mencapai Rp500 juta berhasil diselamatkan.
Hingga proses penanganan selesai, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Petugas masih melakukan pendataan untuk mengetahui sumber api.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam pendataan. Setelah pemadaman, petugas melakukan pemeriksaan dan pendinginan sekaligus mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran,” kata Aep.*




