Baru Keluar Bengkel, Mobil di Cimahi Mendadak Meledak dan Terbakar

Insiden kebakaran kendaraan terjadi di Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (2/11/2026) siang.(Tangkapan layar).**

SATUMEDIA.ID – Insiden kebakaran kendaraan terjadi di Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi, Jawa Barat, Senin (2/11/2026) siang. Sebuah mobil mendadak meledak sebelum akhirnya dilalap api di tengah perjalanan.

Mobil bernomor polisi D 1694 EN tersebut diketahui baru saja keluar dari bengkel. Pemilik sekaligus pengemudi kendaraan bernama Jo juga sempat mengisi bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan.

Namun, belum jauh melaju, mobil tiba-tiba mengalami gangguan hingga mesin tidak bisa dihidupkan kembali.

Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengungkapkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.05 WIB.

Menurut Aep, situasi berubah mencekam ketika pemilik mencoba menyalakan kembali mesin kendaraan. Tak lama kemudian, terdengar ledakan yang disusul munculnya api dari bagian kap mobil.

“Awalnya kendaraan berhenti karena mengalami masalah pada mesin. Ketika pengemudi mencoba menghidupkannya kembali, muncul suara ledakan dan api langsung terlihat dari ruang mesin,” ujar Aep.

Mengetahui kendaraannya terbakar, pemilik bersama warga yang berada di sekitar lokasi berusaha melakukan pemadaman secara mandiri. Mereka menggunakan APAR dan air untuk menjinakkan api.

Sayangnya, kobaran api belum berhasil dikendalikan sehingga membutuhkan penanganan petugas pemadam kebakaran.

Informasi kejadian diterima Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi sekitar pukul 12.10 WIB setelah seorang pengguna jalan melaporkannya melalui Poswil Paskud.

Sebanyak enam personel kemudian diterjunkan ke lokasi dengan membawa Unit Pancar 012 dan Unit Rescue.

Aep menjelaskan, petugas melakukan pemadaman sekaligus pendinginan pada kendaraan untuk memastikan tidak ada bara maupun panas tersisa yang berisiko memunculkan kebakaran kembali.

“Penanganan di lokasi rampung pukul 12.21 WIB. Berdasarkan pemeriksaan awal, sumber kebakaran mengarah pada korsleting di bagian aki mobil,” ungkapnya.

Meski tidak menyebabkan korban jiwa ataupun luka-luka, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang cukup besar.

Damkar Cimahi memperkirakan kerugian mencapai Rp 100 juta, sedangkan aset yang berhasil diselamatkan bernilai sekitar Rp 50 juta. Area yang terbakar tercatat seluas kurang lebih 4 meter persegi dari total luas lokasi kejadian 8 meter persegi.

Aep mengingatkan pemilik kendaraan agar lebih memperhatikan kondisi komponen kelistrikan, khususnya setelah mobil menjalani perbaikan.

Pengecekan menyeluruh dinilai penting untuk memastikan kendaraan benar-benar aman sebelum kembali digunakan dan mencegah kejadian serupa terulang.*

Pos terkait