Dilepas Bupati Dadang Supriatna, 225 Pekerja Migran Menuju Jepang, 25 Mahasiswa ke Mesir

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti, Soreang, Rabu (28/10/2026).(Dok.Prokopim Kabupaten Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Ratusan anak muda Kabupaten Bandung mendapat kesempatan meniti masa depan di luar negeri. Sebanyak 225 calon pekerja migran Indonesia (PMI) diberangkatkan untuk bekerja di Jepang, sedangkan 25 mahasiswa bersiap melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Mesir.

Pelepasan pekerja migran dan mahasiswa tersebut dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti, Soreang, Rabu (28/10/2026). Bupati Bandung Dadang Supriatna bertindak sebagai inspektur upacara.

Kesempatan bekerja dan menempuh pendidikan di luar negeri itu menjadi salah satu wujud terbukanya jalan bagi generasi muda untuk meningkatkan kemampuan sekaligus memperluas pengalaman.

Dari 225 calon pekerja migran yang dilepas, sembilan orang di antaranya merupakan peserta Program Pelatihan dan Penempatan Kerja Migran (PKKM) BEDAS.

Pemerintah Kabupaten Bandung sendiri menargetkan sedikitnya 10.000 kesempatan kerja setiap tahun untuk memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.

KDS sapaan akrab Dadang Supriatna mengatakan, potensi generasi muda di Kabupaten Bandung menjadi alasan untuk terus mendorong terbukanya berbagai peluang bagi mereka.

“Kalau kita melihat kondisi dan kreativitas para pemuda di Kabupaten Bandung, saya sangat optimistis,” kata KDS.

Menurut dia, kreativitas dan kemampuan anak muda perlu terus dikembangkan agar dapat menjadi bekal menghadapi persaingan, baik di dunia kerja maupun dalam menempuh pendidikan.

Pelepasan calon pekerja migran ke Jepang dan mahasiswa ke Mesir juga menjadi momentum untuk mendorong generasi muda berani mengambil kesempatan, meningkatkan kompetensi, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Selain membuka peluang kerja dan pendidikan, generasi muda Kabupaten Bandung turut menunjukkan kontribusinya melalui prestasi organisasi kepemudaan.

Karang Taruna Asoka Desa Ciwidey meraih Juara Harapan dalam ajang Karang Taruna Berprestasi Tingkat Nasional 2026. Sementara itu, Karang Taruna Bina Marga Desa Margaasih, Kecamatan Cicalengka, memperoleh Juara Harapan I dalam Lomba Konten Kreatif Karang Taruna Tingkat Nasional 2026.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa kontribusi pemuda tidak hanya melalui pekerjaan dan pendidikan, tetapi juga lewat kegiatan sosial serta kreativitas di lingkungan masyarakat.

Pemkab Bandung terus mendorong pengembangan potensi generasi muda dengan melibatkan organisasi kepemudaan, seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Karang Taruna, dan Pramuka, serta organisasi kemasyarakatan lainnya.

KDS berharap dukungan terhadap pemuda dapat terus diperkuat agar semakin banyak anak muda yang mampu mengembangkan kapasitas diri dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Bandung untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda melalui perluasan kesempatan, penguatan kompetensi, dan peningkatan partisipasi generasi muda.

Dengan terbukanya akses pekerjaan hingga ke luar negeri serta kesempatan mengenyam pendidikan di Mesir, generasi muda Kabupaten Bandung diharapkan dapat membawa pengalaman dan kemampuan yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan daerah asalnya.*

 

Pos terkait