Makna Lomba 17-an HUT ke 79 RI di RW 06 Sekelimus Kota Bandung

Makna lomba makan kerupuk, penuh daya juang, senang bersaing dan ceria.(Dede Supriatna).**

SATUMEDIA.ID – Kemerdekaan yang diperoleh oleh bangsa Indonesia melalui Proklamasi memiliki arti penting dalam sejarah. Kemerdekaan berarti bangsa Indonesia memperoleh kebebasan yang seutuhnya.

Bangsa ini bebas dari segala bentuk penindasan dan penguasaan bangsa asing. Secara umum, makna dari lomba 17 Agustus itu untuk memupuk kebersamaan dan budaya kerja sama jadi pondasi utama saat bangsa kita dulu berjuang mengusir penjajah.

Perlombaan 17 Agustusan tidak hanya sekedar ajang hiburan, tetapi juga mengandung makna dan filosofi yang mendalam. Melalui perlombaan ini, nilai-nilai seperti kerja keras, kerja sama, sportivitas, dan kegembiraan dapat diinternalisasi oleh setiap peserta.

Hari kemerdekaan merupakan sebuah momentum yang mendorong penerus bangsa untuk menumbuhkan semangat nasionalisme. Semangat ini akan memantik rasa patriotisme dan cinta tanah air dan menjadi sebuah identitas dan rasa tanggung jawab setiap jiwa yang yang pada akhirnya menjadi entitas bangsa.

Lomba 17 Agustus sering kali menjadi ajang untuk berkumpul dan bersilaturahmi antarwarga. Melalui partisipasi dalam lomba, hubungan antarwarga dapat terjalin lebih erat. Kegiatan ini menciptakan momen kebersamaan yang menyenangkan dan penuh kehangatan sehingga memperkuat rasa saling memiliki di dalam komunitas.

Perayaan HUT RI Ke 79 ini sejatinya menjadi ajang silaturahmi antar warga minimal setahun sekali setelah disibukkan kegiatan masing-masing dan bagi generasi penerus warga yang masih muda-muda menjadi contoh bagaimana mengisi kemerdekaan dengan kebersamaan dan memupuk tali silaturahmi.

Disebutkan dalam hadits banyak keutamaan silaturahmi. Misalnya diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa menginginkan untuk diluaskan rezekinya serta diundur ajalnya : hendaklah ia bersilaturahmi.”

Juga berdasarkan firman Allâh SWT : “Bertakwalah kepada Allâh yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allâh selalu menjaga dan mengawasi kamu.( An-Nisa: 1).

Suasana lomba 17-an Kemerdekaan RI di RW 06 Kelurahan Batununggal Kota Bandung dipusatkan pada tanggal 17 Agustus 2024 bertepatan hari Sabtu. Dimulai dengan jalan santai warga RW 06 terdiri dari RT 01 s/d 05 sebanyak lebih dari 100 orang mulai remaja, pemuda, bapak-bapak, emak-emak dan lansia melintasi jalan Soekarno Hatta, Jalan Terusan Buah Batu dan diakhiri di Jalan Sekelimus , lumayan jauh kurang dari 5 Km dengan waktu tempuh kurang satu jam.

Setelah jalan santai dilanjutkan senam sehat bersama senam bougenville RW 06 . Tidak terasa karena kebersamaan, cape dan peluh keringat hilang seketika berganti ceria dan gembira. Sementara anak-anak mengikuti lomba kelereng, memindahkan bendera, memasukkan pensil ke botol, lanjut lomba joget.

Lomba makan kerupuk, memindahkan gelas plastik memakai balon,dan meniup bola di gelas. Kalau orang tua ikut cawe-cawe itu biasa karena sayang anak dan suasana memang kesempatan untuk bersama karena dilain waktu karena sibuk kerja sulit berinteraksi dengan anak.

Di tengah keramaian tersedia bazar UMKM dengan mengedepankan produk lokal dengan harga sesuai kantong pembeli dengan cita rasa tinggi. Ini kesempatan emak-emak untuk berkreasi dan menjual berbagai jenis makanan khas Bandung dengan harga terjangkau..

Sementara itu sore harinya bapak-bapak dan emak-emak sesuai usia mengikuti estafet gelas plastik memakai balon, jalan memakai balon dan tampah, lomba makan kue, memindahkan bola memakai sarung dan memindahkan bola dari kardus.

Pokoknya suasana seru dan gembira ria. Tiada sekat dan perbedaan sama-sama merayakan kemerdekaan.Itulah makna perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus selalu memberikan kesan tersendiri.

Di tanggal tersebut, yang paling ditunggu ialah lomba 17 Agustus yang dilakukan sebagai salah satu upaya menjaga dan meng-upgrade semangat kemerdekaan, setiap tahunnya lomba 17 Agustus yang digelar cenderung sama, tetapi tak banyak yang tahu bahwa lomba-lomba tersebut sarat akan makna.

Setelah seharian mengikuti jalan santai, senam, bazar , lomb anak-anak dan bapak-ibu ,malam harinya dilanjutkan malam hiburan sekalian syukuran atas kemerdekaan RI yang ke 79.

Tema yang diusung panitia yakni dari warga untuk warga dan oleh warga. Implementasinya berupa kreasi seni dan nyanyi anak-anak, remaja dan orang tua mengiringi malam hiburan dengan nyanyi dan tari.

Warga disuguhi berbagai jenis penampilan kreasi warga RW 06. Spontanitas penyanyi dadakan dengan konsep karaoke cukup menghibur warga RW 06 melupakan kesibukan dan kepenatan sehari-hari.

Selain itu vocal group ibu-ibu tidak kalah serunya apa lagi ketika lagu dangdut yang pernah dipopulerkan Jamal Mirdad berjudul ” Yang Penting Hepi” diputar. Mampu menggoyang undangan dan warga RW 06 Sekelimus mengusir hawa dingin yang melanda kota Bandung…tarikk mangng…seru bapak-bapak yang asik berjoget ria. Sepertinya malam itu tidak dapat dilupakan warga karena merasa puas dan senang atas penampilan tetangganya atau mungkin kerabatnya.

*Penulis Dede Supriatna Sekretaris Panitia Perayaan HUT RI ke 79 RW 06 Kelurahan Batununggal Kota Bandung

 

Pos terkait