Pilkada KBB 2024: APMDN Labuhkan Dukungan pada Pasangan EDUN

Asosiasi Pendamping Masyarakat Desa Nusantara (APMDN) menyatakan dukungan resmi kepada paslon EDUN pada rapat akbar APMDN di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, KBB, Selasa (10/9/2024).(Istimewa).**

SATUMEDIA.ID – Bakal pasangan calon (Bapaslon) Edi Rusyandi dan Unjang Asari (EDUN) kembali mendapat kekuatan energi dalam mengarungi kontestasi Pilkada Kabupaten Bandung Barat (KBB) 2024.

Kali ini, pasangan EDUN mendapat dukungan dari Asosiasi Pendamping Masyarakat Desa Nusantara (APMDN). Dukungan resmi dinyatakan pada rapat akbar APMDN di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, KBB, Selasa (10/9/2024).

Rapat akbar APMDN dihadiri lebih dari 80 pegiat desa yang berasal dari setiap desa di KBB. Pernyataan dukungan disampaikan langsung kepada bakal calon wakil bupati (Bacawabup) Unjang Asari yang hadir pada kegiatan tersebut.

Salah satu pegiat desa, Irfan menegaskan dukungan penuh diberikan kepada pasangan EDUN berdasarkan pengamatan dan penilaian dari para pegiat desa.

“Pasangan EDUN merupakan pasangan yang paham betul dengan kondisi Bandung Barat. Terlebih pak Edi Rusyandi adalah sosok santri dan aktivis sosial yang lahir dan dibesarkan sebagai putra daerah Bandung Barat . Sekarang menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, sebelumnya pun menduduki posisi sama. Tapi demi Bandung Barat yang lebih baik, pak Edi memilih mundur dari posisinya di DPRD Jabar,” kata Irfan.

Kekuatan Edi, lanjut Irfan, dilengkapi dengan sosok pak Unjang Asari yang pernah menjabat sebagai Tenaga Ahli Kementerian Desa (Kemendes).

“Tentu beliau menguasai konsep dalam hal pengembangan 165 desa yang ada di Bandung Barat. Oleh karenanya, KBB sangat tepat jika dipimpin pasangan EDUN,” kata Irfan.

Ketua Tim Pemenangan Pasangan EDUN,
Encep Irwan Herdiansyah menyatakan,
acara yang digagas APMDN menjadi bukti bahwa pasangan EDUN sangat peduli dengan desa.

“Karena disadari betul bahwa hari ini, desa menjadi ujung tombak pembangunan sehingga perlu adanya masukan dari pegiat desa untuk menjadikan langkah ke depan, bagaimana desa ini menjadi gerbang untuk percepatan pembangunan,” ujarnya.

Ia berjanji berbagai masukan yang disampaikan APMDN akan dikaji bersama tim untuk di masukan dalam program prioritas EDUN.

“Ke depan kami akan mencoba komunikasi dengan para kepala desa untuk mendiskusikan berbagai persoalan yang ada di desa. Dengan pengalaman kang Unjang Asari sebagai TA Kemendes diharapkan akan ada win-win solution tentang apa yang menjadi persoalan di desa hingga menjadikan sebuah program ke depan untuk desa,” tandasnya.*

Pos terkait