32 ASN Pemkab Bandung Tidak Hadir Pada Apel Perdana Masuk Kerja Pasca Libur Hari Raya Idulfitri 1445 H

Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan bersilaturahmi dengan ASN Pemkab Bandung usai memimpin apel perdana pasca libur Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1445 Hijriah/2024 di Lapangan Upakarti Kompleks Pemkab Bandung, Soreang, Selasa (16/4/2024) pagi/Diskominfotik Kabupaten Bandung.

SATUMEDIA – Sebanyak 36 aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Bandung tidak mengikuti apel perdana pasca libur Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1445 Hijriah/2024 di Lapangan Upakarti Kompleks Pemkab Bandung, Soreang, Selasa (16/4/2024) pagi.

Diketahui, 36 ASN yang tidak bisa mengikuti apel karena melaksanakan Work From Home (WFH) dan di antaranya ada yang sakit. Sementara total yang mengikuti apel sebanyak 2.057 ASN dari total 2.092 ASN.

Bupati Bandung Dadang Supriatna diwakili Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan mengatakan pada pelaksanaan apel perdana pasca libur Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah, sebanyak 98,2 persen para ASN Pemkab Bandung hadir pada hari pertama masuk kerja pasca libur panjang Idul Fitri tersebut.

“Dari wajib hadir 2.092 ASN, yang hadir 2.057 ASN. Jadi sekitar 98,2 persen ASN yang hadir pada apel pertama pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal1445 Hijriah ini,” kata Sahrul dalam keterangannya usai pelaksanaan apel perdana masuk kerja para ASN Pemkab Bandung di Lapangan Upakarti Soreang.

Sahrul yang menjadi inspektur upacara pada pelaksanaan apel perdana itu menilai para ASN di lingkungan Pemkab Bandung taat dan disiplin dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.

“Para ASN Pemkab Bandung disiplin waktunya cukup baik. Yang 36 ASN melaksanakan WFH dan di antaranya ada yang sakit,” ujarnya.

Sahrul juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengikuti aturan atau kebijakan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI terkait adanya pelaksanaan WFH bagi para ASN tanggal 16-17 April 2024.

“Kita akan mengikuti aturan dan kebijakan itu. Tetapi para ASN Kabupaten Bandung terlihat disiplin dan mayoritas masuk kerja. Walaupun ada di antaranya yang melaksanakan WFH dan sakit pada hari pertama masuk kerja tersebut,” ujarnya.*

Pos terkait