SATUMEDIA.ID – Milangkala ke-42 Desa Wangunharja, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dimeriahkan dengan acara makan nasi liwet massal, Rabu (25/9/2024).
Ribuan warga antusias ikut acara makan nasi liwet massal tersebut. Jalan Desa Wangunharja disulap menjadi lokasi makan nasi liwet.
Meski nasi liwet lengkap dengan lauk pauknya sudah tersaji di atas tikar, namun tidak bisa langsung disantap. Tapi harus menunggu sirene atau aba-aba dari panitia penyelenggara.
Begitu sirene dibunyikan, warga yang sudah tak sabar langsung menyantap nasi liwet yang sudah tersaji di depan mata. Selain terasa kemeriahan, juga selama pelaksanaan tercium aroma nasi liwet yang menggoda.
Sebelumnya, warga khawatir karena Rabu siang langit di Lembang mendadak mendung. Khawatir tiba-tiba turun hujan sementara nasi liwet sudah tersaji di atas tikar.
“Diperkirakan warga yang ikut ambil bagian tak kurang dari 6 ribuan. Berasal dari RW 01 sampai RW 08,” kata Ketua Panitia, Asep Suhendi.
Diakuinya, cuaca mendung sempat membuatnya khawatir bakal turun hujan. Sementara nasi liwet dan ribuan warga sudah berada di lokasi acara.
.
Ia mengungkapkan, nasi liwet berikut lauk pauknya tidak dibuat oleh panitia. Melainkan dibuat oleh masing-masing warga.
“Nasi liwet dibuat di rumah masing-masing warga. Setelah matang dibawa ke tempat acara lengkap dengan lauk pauknya,” sebutnya.
Beragam lauk pauk yang dimasak oleh warga, mulai dari kerupuk, goreng tahu dan tempe, telur dadar, ikan asin, ikan nilai, petai sampai jengkol.
‘Melalui kegiatan ini, jadi ajang silaturahmi. Warga bisa saling mencicipi nasi liwet buatan tetangganya. Ini tentunya menjadi sesuatu yang positif untuk bisa mempererat tali silaturahmi. Semua terlihat riang gembira,” tuturnya.
Agenda rutin tahunan ini sempat terhenti ketika terjadi pandemi Covid-19. Setelah pulih, baru kembali digelar,” tukasnya.*





