16 Ekor Sapi Perah di Lembang Mati Terserang Penyakit Misterius

KBB merupakan salah satu sentra sapi perah terbesar di Indonesia.(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Kematian sapi perah secara misterius terjadi di Kampung Pojok Girang, Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Berdasarkan informasi dari peternak,
dalam 3 bulan terakhir ada sekitar 16 sapi mati secara misterius. Tidak memiliki gejala yang sama dengan dengan penyakit mulut kuku (PMK).

Salah seorang peternak, Enok (50) mengatakan, dirinya kehilangan satu ekor sapi yang mati terserang penyakit misterius. Tak hanya itu, anak sapi yang baru lahir juga ikut terinfeksi dengan gejala kejang-kejang.

“Induk sapi milik saya ambruk setelah melahirkan. Sementara anaknya mengalami kejang-kejang,” kata Enok, Kamis (24/7/2025).

Ia menyebut ciri-ciri sapi yang terserang penyakit misterius yaitu kakinya membengkak, air susunya dan susunya keluar.

Meski hewan yang terserang sakit telah diberikan perawatan tapi kondisinya terus memburuk. Ia khawatir penyakit itu bisa menular terhadap sapi milik peternak lainnya.

“Penyakit ini hanya menyerang sapi betina bunting. Kasus kematian terakhir terjadi beberapa hari lalu milik tetangga,” sebutnya.

Ia menyebut sapi yang mati sempat disembelih. Diketahui, organ dalamnya bermasalah, jantungnya bengkak, penyakitnya menyerang limpa dan paru-paru.

Enok mengatakan, beberapa peternak terpaksa menjual sapinya dengan harga murah ke tempat jagal untuk menghindari kerugian lebih besar.

“Beberapa peternak ada yang langsung mengubur sapi miliknya yang mati untuk menghindari penyebaran. Kasus kematian sapi ini sudah dilaporkan ke mantri, korwil hingga koperasi susu,” ungkapnya.

Pos terkait