Gempa Sesar Lembang Tak Pengaruhi Produksi Susu Bandung Barat

Getaran gempa dapat membuat sapi perah stres. Akibat stres yang parah dapat menurunkan produksi susu secara signifikan. (Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Di pertengahan Agustus 2025,  terjadi tiga kali gempa akibat  aktivitas Sesar Lembang. Tiga gempa  itu terjadi pada Kamis (14/82025) dengan Magnitudo 1,8, lalu kembali terjadi pada Selasa (19/8/2025) dengan magnitudo 2,3 dan Rabu (20/8/2025) dengan magnitudo 1,7.

Getaran gempa dapat membuat sapi perah stres. Akibat stres yang parah dapat menurunkan produksi susu secara signifikan.

Meski telah terjadi beberapa kali kejadian gempa, namun tak berpengaruh pada produksi susu sapi perah di Kecamatan Lembang dan sekitarnya,  seperti Parongpong, Cisarua, dan Ngamprah.

“Getaran gempa memang dapat membuat sapi perah stres. Jika sapi mengalami stres bisa menurunkan produksi susunya. Alhamdulillah sejak dilaporkan terjadi beberapa kali gempa, sampai sekarang, kami belum mendapat laporan terjadi penurunan susu,” kata Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) KBB, Wiwin Aprianti saat dikonfirmasi, Kamis (28/8/2025).

Ia menyebut, produksi susu di Bandung Barat  mencapai 132 ton perhari yang didominasi dari peternak di Bandung Utara.
Data Dispernakan KBB tercatat populasi sapi perah mencapai 26.723 ekor sapi perah yang dimiliki perorangan.

Wiwin menambahkan, seiring dengan rentetan kejadian gempa, pihaknya melalui petugas penyuluh lapangan ikut menyampaikan berbagai hal yang berhubungan dengan Sesar Lembang.

“Sosialisasi kepada peternak sangat penting, terutama langkah apa yang harus dilakukan ketika terjadi gempa,” ujarnya.

Bandung Barat memiliki 13 orang petugas penyuluh peternakan. Dimana 4 orang diantaranya bertugas di wilayah Bandung Utara.

Sebelumnya diberitakan, peningkatan aktivitas Sesar Lembang mendapat perhatian Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Diketahui, sesar aktif yang memiliki panjang 29 kilometer itu, membentang di wilayah Bandung Barat.

Bupati Jeje mengingatkan kepada masyarakat yang berada di kawasan Sesar Lembang agar meningkatkan kewaspadaan, dan siap siaga terhadap potensi gempa bumi.

“Saya mengingatkan kepada seluruh warga agar selalu berhati-hati, waspada, dan siap siaga terutama  yang berada di sekitar Sesar Lembang, karena akhir-akhir ini aktivitas Sesar Lembang kembali menunjukkan pergerakan. Mari saling menguatkan,  agar masyarakat Bandung Barat tetap aman dan terlindungi,” kata Bupati Jeje.*

Pos terkait