SATUMEDIA.ID – Warga Desa Cikahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) digegerkan dengan penemuan puluhan karung berisi bangkai ayam di pinggir Jalan Kolonel Masturi
Bangkai ayam yang sudah mengeluarkan bau menyengat serta dikerubuti lalat ini dibuang di lahan kosong. Temuan itu berawal Warga yang terganggu dengan bau bangkai mencoba mencari tahu asal muasal bau tersebut.
Setelah dicek, sumber bau berasal dari tumpukan karung yang sudah dikerumuni lalat. Karung berwarna coklat itu bertuliskan Jilin Yirun Protein Co.,Ltd.
Salah seorang warga, Musa mengatakan, tadinya mengira bahwa bau bangkai itu berasal dari sampah yang dibuang sembarangan. Sementara lokasi itu bukanlah tempat pembuangan sampah liar.
“Bau bangkai ayam itu sangat menusuk hidung. Padahal lokasi tersebut bukan merupakan tempat pembuangan sampah liar warga yang melintas. Mungkin ini sengaja dibuang ke sini karena melihat lokasinya sepi,” keluh Musa, Selasa (8/7/2025).
Di tempat yang sama, Ketua Relawan IKTM Lembang, Dedang Kurnia, menduga karung-karung tersebut dibuang saat situasi sepi lantaran tidak ada saksi yang melihat. Apalagi kawasan tersebut jauh dari pemukiman penduduk.
“Kami menduga karung berisi bangkai ayam ini memang sengaja dibuang di sini. Mengingat tempatnya sepi, apalagi kalau malam,” kata Dedang.
Setelah dihitung ada sekitar 35-40 karung.Isinya ada bagian kepala, kemudian dada, malah ada yang masih berbulu. Informasinya tadi malam belum ada, baru diketahui tadi pagi,” kata Dedang.
Berdasarkan keterangan warga, diduga pelaku membuang puluhan karung bangkai ayam itu pada malam hari. Baru diketahui keesokan paginya.
“Memang belum dicek semuanya, apakah isinya sama atau tidak,” ujarnya.
Ia menyebut, pihak desa sudah melaporkan informasi penemuan bangkai ayam itu ke
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB. Rencananya, DLH akan mengangkut bangkai ayam agar tak meresahkan dan mengganggu kenyamanan warga.
“Semua bangkai ayam ini harus cepat diangkut karena sudah mengganggu kenyamanan warga. Kami pun berharap pihak kepolisian dapat mengusut siapa pelakunya,” tandasnya.*





