Pohon Raksasa di Objek Wisata Farm House Lembang Tumbang Menimpa 7 Mobil

Pohon loa berukuran besar tumbang menimpa sejumlah kendaraan di areal parkir destinasi wisata Farm House Lembang, KBB pada Minggu (27/10/2024) sekitar pukul 10.00 WIB. (Tangkapan layar).**

SATUMEDIA.ID – Sebuah pohon berukuran raksasa tumbang di areal parkir destinasi wisata Farmhm House Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (27/10/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.

Batang pohon  setinggi 15 meter menimpa sejumlah kendaraan milik wisatawan yang tengah terparkir. Kejadian itu viral media sosial.

Dari rekaman video terlihat sebuah mobil berwarna kuning ringsek tertimpa batang pohon. Sementara di ujung pohon sejumlah mobil minibus juga mengalami kerusakan.

Pada saat kejadian, cuaca di Lembang sedang cerah. Begitupun angin berhembus normal. Tidak ada faktor cuaca yang memicu pohon loa itu tumbang. Diduga pohon itu lapuk karena termakan usia.

Berdasarkan keterangan pengelola Farm House, terdapat tujuh mobil milik wisatawan yang rusak. Dimana tiga mobil ringsek.

Pengelola Farm House, Rian Prasetya mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pasalnya, seluruh penumpang sedang berada di lokasi destinasi wisata.

“Kejadiannya sekitar pukul 10.05 WIB. Tidak menimbulkan korban karena seluruh kendaraan dalam keadaan kosong,” kata Rian.

Ia menegaskan, pihaknya akan menanggung seluruh kerugian korban dan mereka telah menghubungi pihak asuransi.

“Kami sudah menghubungi pihak asuransi. Rencananya mereka akan mengecek dan dipastikan mengganti kerugian karena setiap pengunjung sudah kita asuransikan,” jelasnya.

Ia menyebut, pemilik kendaraan rata-rata dari luar wilayah Bandung, sehingga pihak pengelola Farm House menyiapkan hotel untuk tinggal sementara sampai ada kepastian dari pihak asuransi.

“Hotel kami siapkan bagi pengunjung yang berasal dari luar kota. Ini sambil menunggu kepastian dari pihak asuransi,” jelasnya.

Sementara itu, dikerahkan petugas damkar dibantu relawan untuk mengevakuasi kendaraan yang tertimpa pohon. Petugas harus memotong batang pohon menjadi beberapa bagian untuk memudahkan evakuasi. Kemudian ditarik dengan menggunakan tali seling pada mobil milik damkar.

“Sebenarnya kami rutin melakukan pengecekan dan pemangkasan pohon di dalam area wisata. Namun kejadian ini diluar prediksi kami,” ucapnya.*

 

Pos terkait