Kadin KBB Undang 5 Paslon di Dialog Publik, Satu Pasangan Nyatakan Tak Akan Hadir

Syamsul Ma'arif dalam keterangan kepada media di Sekretariat Kadin KBB, Jalan Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Senin (11/11/2024).(Dicky Mawardi/Satumedia).**

SATUMEDIA.ID – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengundang lima pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat untuk hadir di acara Dialog Publik di Grand Hotel Nirwana Resort, Jalan Raya Cikole-Lembang pada Rabu (13/11/2024).

Lima paslon yang diundang tersebut, yaitu pasangan calon nomor urut 1 Didik Agus Triwiyono-Gilang Dirga, pasangan nomor urut 2 Jeje Ritchie Ismail-Asep Ismail, pasangan nomor urut 3 Hengki Kurniawan-Ade Surdajat, pasangan nomor urut 4 Edy Rusyandi-Unjang Asari, dan pasangan nomor urut 5 Sundaya-Asep Ilyas.

Ketua Kadin KBB, Syamsul Ma’arif mengatakan, undangan sudah dikirimkan ke semua Paslon. Namun dari lima paslon, yang menyatakan tidak akan hadir hanya paslon nomor urut 2, Jeje Ritchie Ismail – Asep Ismail (BERJAMAAH).

“Sayang memang ada paslon yang tidak hadir atau menolak hadir. Yang sudah mengkonfirmasi tidak bisa hadir Paslon nomor urut 2,” kata Syamsul Ma’arif dalam keterangan kepada media di Sekretariat Kadin KBB, Jalan Pasirhalang, Kecamatan Cisarua, Senin (11/11/2024).

Ia menyebut, untuk paslon nomor urut 1 yang hadir Cabup Didik Agus, Paslon nomor urut 3 akan hadir Cawabup Ade Sudrajat, Paslon nomor urut 4 akan hadir dua-duanya Cabup Edi Rusyandi dan Cawabup Unjang Asari, sementara Paslon nomor urut 5 akan hadir Cabup Sundaya dan Cawabup Asep Ilyas ditambah timnya berjumlah 10 orang.

“Tadinya saya berharap semua hadir, karena yang dibahas berbagai hal, menyangkut pembangunan perekonomian di wilayah KBB. Kami ingin mendengar langsung visi misi para Paslon di bidang perekonomian, sebelum nanti terpilih menjadi bupati,” kata Syamsul saat memberikan keterangan didampingi Direktur Eksekutif Iman Sulaeman, Wakil Ketua Bidang Organisasi Roni Hidayat, serta Wakil Ketua Sumber Daya Manusia dan Tenaga Kerja Bambang Yusef.

Dalam dialog publik nanti, lanjutnya, akan dihadiri sekitar 200 pengusaha anggota Kadin. Sebenarnya ini menjadi kesempatan emas bagi para calon berdialog dengan para pengusaha untuk membangun perekonomian KBB ke depan.

“Bagaimana pun Kadin KBB memiliki peran strategis. Boleh dibilang Kadin itu dokternya dalam perekonomian. Mestinya jangan dijauhi, kami ingin membantu pemerintah dalam meningkatkan perekonomian daerah. Bagaimana pun juga, Kadin itu mitra strategis pemerintah daerah yang dibentuk oleh UU Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kadin,” tandasnya.

Ditegaskannya, Kadin merupakan organisasi legal yang mewadahi para pengusaha untuk memberikan kontribusi terhadap pembangunan perekonomian masyarakat.

“Itu artinya, jika ada yang tidak hadir sama dengan tidak peduli KBB. Akan percuma memiliki visi peningkatan ekonomi, pembukaan lapangan kerja jika diajak dialog soal ekonomi saja tak hadir. Bagaimana pun juga jika perekonomian suatu daerah maju, maka bisa dilihat dari tingginya penyerapan lapangan kerja,” tukasnya.*

 

Pos terkait