SATUMEDIA.ID – Areal parkir yang dikelola Primer Koperasi Karyawan (Primkopkar) Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara bersama Palawi Resource sudah dilengkapi kamera pengawas atau CCTV.
“Parkiran di Orchid Forest sudah memiliki izin. Meski areal parkirnya outdoor, tapi demi untuk kenyamanan, dan keamanan kami lengkapi dengan CCTV,” kata Ketua Primkopkar KPH Bandung Utara, Reni Sureni, di Lembang Rabu (25/12/2024).
Tak hanya CCTV, lanjut Reni, di areal parkir disiapkan tempat penitipan barang dan helm. Hal ini sebagai bagian dari pelayanan Primkopkar KPH Bandung Utara.
“Penitipan barang sangat diperlukan sebagai salah satu bentuk pelayanan kepada pengunjung. Jangan sampai ada pengunjung luar kota ada yang bawa-bawa koper ke tempat wisata. Sehingga ketika mereka berwisata bisa nyaman tanpa direpotkan dengan barang bawaan,” ujarnya.
Dijelaskannya, pengelolaan parkir di objek wisata Orchid Forest, melibatkan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Giri Makmur, Pemerintahan Desa (Pemdes) Cikole, dan PT Jala Energi (Orchid Forest).
”Karena objek wisata di KPH Bandung Utara di bawah tegakan. Untuk pohon-pohon yang sudah rapuh sudah dimohonkan ke Perhutani dan Forkompincam untuk diamankan,” kata Reni.
Keberadaan parkiran di Orchid Forest, lanjutnya, membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Sudah 8 pegawai yang berasal dari putra daerah.
“Belum ditambah pegawai casual yang disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya pada setiap libur panjang terjadi peningkatan pengunjung sehingga kebutuhan petugas parkir pun kita tambah,”
Kapasitas parkiran yang dikelola Primkopkar KPH Bandung Utara di Orchid Forest mampu menampung 500 unit sepeda motor, 250 mobil, 40 bis, dan bahu jalan sampai 100 unit kendaraan.*