Pencuri Mobil di Cililin Babak Belur Dihajar Warga

Ilustrasi pencuri mobil.(Pixabay).**

SATUMEDIA.ID – Massa menghajar seorang pria yang diduga hendak mencuri mobil di Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hingga babak belur. Pelaku mengalami luka sobek dan memar di bagian kepala dan wajah.

Belakangan diketahui, pria yang dihajar massa ini diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Terduga pelaku diketahui bernama Henrik (38), warga Kertasari, Kabupaten Bandung.

Kapolsek Cililin, AKP DMS Andriani, mengungkapkan, peristiwa dugaan pencurian mobil tersebut terjadi pada Sabtu (18/1/2025). Pelakunya ketahuan dan dihakimi massa.

“Pelaku ketahuan saat hendak mencuri mobil di daerah Rancapanggung. Warga sempat melalukan pengeroyokan hingga pelaku mengalami luka di wajah dan kepala. Anggota datang ke lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku,” kata AKP DMS Andriani, Jumat (24/1/2025).

Kronologis kejadian berawal saat pemilik mobil memarkirkan mobilnya di halaman minimarket. Pemilik mobil mendapat kabar dari tetangganya bahwa kendaraannya sudah berpindah tempat.

Melihat mobil sudah bergeser, anak pemilik mobil dan warga mengejar pelaku. Tanpa ampun menghakimi terduga pelaku.

“Posisi kendaraan sudah bergeser ke tengah jalan. Anak pemilik mobil dan warga langsung mengejar dan berhasil menangkapnya. Terduga pelaku sempat dihakimi warga,” ungkapnya.

Anggota Polsek Cililin yang tiba di lokasi kejadian kemudian mengamankan terduga pelaku. Karena kondisinya terluka, terduga pelaku kemudian dibawa lebih dulu ke RSUD Cililin untuk mendapatkan perawatan.

“Pelaku sempat dibawa ke RSUD Cililin dan dirujuk ke RS Sartika Asih.Saat diamankan pelaku sama sekali tak membawa identitas apapun,” ujarnya.

Identitas pelaku berhasil ditelusuri. Dia merupakan warga Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung dan berdasarkan pengakuan keluarganya menderita gangguan jiwa.

“Dari sidik jari terungkap identitas pelaku. Keluarganya mengaku, bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan. Karena itulah, kami akan segera melakukan tes kejiwaan terduga pelaku di RS Sartika Asih,” tukasnya.*

Pos terkait