Damkar Kabupaten Bandung 12 Jam Berjibaku Padamkan Kebakaran 3 Pabrik di Cibolerang

Puing-puing sisa kebakaran salah satu pabrik yang terbakar di Cibolerang, Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Jumat (31/1/2025).(Dokumen Diskominfo Kabupaten Bandung).**

SATUMEDIA.ID – Kebakaran yang menghanguskan tiga pabrik plastik dan lem di kawasan pabrik Cibolerang yakni PD Abadi Citra Plastik, PT Aneka Lem, dan PT Lucky Star akhirnya berhasil dipadamkan pada Jumat (31/1/2025) pagi.

Api pertama kali diketahui pada pukul 16.50 WIB itu dengan cepat membesar karena banyaknya bahan mudah terbakar di dalam pabrik.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung mengerahkan 70 personel yang dikerahkan ke lokasi kejadian di kawasan pabrik Cibolerang, Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

Petugas pemadam kebakaran bekerja keras dengan sigap dan penuh keberanian untuk memadamkan api, menyelamatkan nyawa, dan meminimalkan kerusakan.

Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bandung Iman Irianto, melalui Kabid Sarana Prasarana dan Informasi, Irman Firmansyah mengatakan kobaran api yang pertama kali diketahui pada pukul 16.50 WIB itu dengan cepat membesar karena banyaknya bahan mudah terbakar di dalam pabrik.

Lem dan tiner yang tersimpan dalam drum-drum besar dan dalam jumlah banyak sempat menyulitkan proses pemadaman. Sebab tiner dan lem menghasilkan asap tebal dan api yang terus berkobar tinggi.

Selain itu, bangunan pabrik yang sangat besar dan luas juga sempat membuat puluhan petugas kesulitan menjinakkan si jago merah yang terus membesar di dalam bangunan pabrik.

“Alhamdulillah, berkat kesigapan dan kerja keras tim pemadam kebakaran, akhirnya si jago merah dapat dijinakkan pada pukul 05.36 pagi tadi. Sekitar 12 jam lebih baru selesai proses pendinginan,” ungkap Irman di Soreang, Jumat (31/1/2025) pagi.

Proses pemadaman yang berlangsung selama 12 jam, lanjut Irman, tidak hanya menggunakan air, namun juga typol untuk mencegah kobaran api meluas ke area lain.

Pada kebakaran hebat tersebut, Disdamkar Kabupaten Bandung menerjunkan 12 unit mobil pemadam kebakaran, 3 unit ambulan dan 70 personel ke lokasi kejadian. Mulai dari pejabat struktural seperti kepala dinas, kabid, dan seluruh personel teknis turun ke lapangan.

Luar biasanya lagi, response time atau waktu respon yang ditunjukkan Damkar Kabupaten Bandung sangat cepat. Mereka hanya butuh waktu 1 menit untuk sampai ke lokasi, begitu menerima laporan kebakaran pada pukul 16.50 WIB.

Kecepatan ini merupakan kunci dalam meminimalkan kerusakan dan menyelamatkan jiwa. Hal ini juga berkat adanya Posko Pemadam Kebakaran yang tersebar di berbagai wilayah sehingga memperpendek jarak tempuh ke lokasi kejadian.

Irman menjelaskan kecepatan response time Damkar Kabupaten Bandung menjadi bukti komitmen mereka untuk memberikan layanan terbaik dalam melindungi masyarakat dari bahaya kebakaran.*

Pos terkait