SATUMEDIA – Tuan rumah halal bi halal alumni Tahassush Kulliyatil Muballighin Assyakur angkatan 31 di Bojong Koneng Atas 43 Bandung, ternyata Ibu Diah pemilik J&C Cookies -produk kue kering yang sudah terkenal kemana-mana.
Perusahaan kue kering ini didirikan pada tanggal 11 April tahun 1996 ,menurut informasi kue kering ini sudah merambah ke Singapura, Malaysia, Brunei, dan negara lainnya. Perusahaan ini didirikan oleh Dedi Hidayat (Alm) dan Diah Susilawati.
Sebagai kudapan undangan di tiap meja disajikan kue kering Lidah Kucing Keju , Kiwi Cookies dan Sundae Cookies. Tanpa aba-aba satu persatu dicicipi dan luar biasa uenaknya ( kata orang Surabaya) dibarengi kopi hangat , kue kering itu berpindah tangan.
Lidah terasa ringan menyentuh satu persatu kue kering J &C Cookies. Sebagai buah tangan sebelum pulang tiap undangan mendapat satu bingkisan kue kering isi dua toples. Beruntung karena kami datang suami istri jadi mendapat empat toples. Antara lain putri salju, kastengel ,lidah kucing keju dan choco crispy.
Kue kering itu hanya sebagian dari varian produk J & C Cookies yakni Unicorn Cookies,Cokelat Ujung,Choco Crispy,Choco Chip, Choco Flakes,Choco Pink,Lidah Kucing Hi,Sundae Cookies dan lainnya.
Pada bulan Ramadan 2024 lalu J& C Cookies berhasil menghadirkan varian kue kering beda dengan sebelumnya yakni PT Joyci Nusantara Cemerlang atau J&C menghadirkan beberapa varian cookies baru dan packaging untuk kuenya yaitu Green Tea Crumble, Palm Cheese, Unicorn Cookies, dan Jengkies. Keempat varian kue kering ini hadir dengan rasa yang variatif.
Selain itu juga mengeluarkan varian terbaru yaitu Green Tea Crumble, Palm Cheese, Unicorn Cookies, dan terakhir ada Jengkol Cookies. Untuk varian Green Tea Crumble disempurnakan dengan topping crumble yang membuat teksturnya lebih renyah ketika dinikmati.
Lalu, untuk Palm Cheese, rasanya itu adalah kombinasi manis dan gurih dari gula palem dan keju yang renyah dan memberikan sensasi di mulut.
Penggemar kue kering J&C Cookies dimanapun berada tidak perlu kuatir bila ingin mendapatkan kue kering ini sebagai contoh dapat mengakses melalui Shopee – platform belanja online disitu ada 43 varian kue kering dengan harga bervariasi tergantung selera.
Mengutip laman J & C Cookies sejarah berdirinya J & C Cookies J&C adalah merk kue kering tanpa bahan pengawet dengan cita rasa yang khas, diolah secara higienis melalui tangan-tangan terampil, serta memproduksi kemasan dengan desain khusus yang unik, menarik serta didukung teknologi modern.
Pada awal berdiri hanya mempekerjakan beberapa karyawan, namun dengan perkembangan yang cukup baik, kini mempekerjakan 100 karyawan tetap dan 1.000 karyawan musiman. J&C arti simbol untuk nama Jodi dan Cindy, adalah putra-putri pasangan Dedi Hidayat (Alm) dan Diah Susilawati.
J&C memiliki motivasi mengembangkan industri untuk memenuhi kebutuhan konsumen pada saat Idulfitri, Natal, Tahun Baru dan Imlek, juga mendorong kue kering menjadi sajian sehari-hari.
Hingga kini J & C mampu memproduksi kue kering roombutter tanpa bahan pengawet sekitar 200 ton/tahun dan untuk berbagai macam kemasan parcel sekitar 12.000 pcs/tahun, dengan pemasaran di Indonesia dan luar negeri. Dengan tagline Sekali Coba Pasti Suka , kue kering J & C akan terus melahirkan varian baru sesuai tuntutan konsumen dan selera pasar. Karena bagaimanapun ceruk bisnis ini masih terbuka lebar dengan pemain masih terbatas.
Berbincang dengan Ibu Diah di tengah kesibukan menyapa dan melayani tamu undangan terlihat kesan welcome dan humble menyediakan tempat dan konsumsi untuk acara halal bihalal peserta TKM Angkatan 31.
Benar kata hadist silaturahmi itu meluaskan rejeki dan memperpanjang umur, semoga sumbangsih ibu Diah dan Perusahaan PT Joyci Nusantara Cemerlang tambah meningkat bisnisnya dan yang utama tetap barokah.
* Penulis Dede Supriatna mantan pekerja Bank BRI, lulusan Magister Ekonomi Pembangunan FEB UGM
