Kasus DBD Meningkat, BPBD dan Dinkes Kabupaten Bandung Intensifkan Fogging

Pemkab Bandung selama sepekan terakhir gencar melaksanakan fogging untuk mencegah penyebaran penyakit DBD, Sabtu (27/4/2024)/Dokumen Diskominfo Kabupaten Bandung.

SATUMEDIA – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Bandung dalam beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan sepanjang 2024, penyakit DBD di Kabupaten Bandung menyebabkan 25 kasus kematian.

Salah satu upaya untuk mencegah penyebaran DBD yang dilakukan Pemkab Bandung dengan melaksanakan fogging atau pengasapan.

Pelaksana fogging melibatkan Dinas Kesehatan(Dinkes) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung. Langkah gerak cepat ini untuk melakukan penanggulangan sekaligus upaya ikhtiar pencegahan.

Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan, kolaborasi antara BPBD dengan Dinas Kesehatan ini setelah sebelumnya menerima banyak surat dari pemerintah desa terkait permohonan pengasapan untuk penanggulangan atau pencegahan penyakit DBD di desa masing-masing.

“Dalam beberapa hari terakhir ini, kami menerima surat dari sejumlah pemerintah desa . Minta bantuan untuk penanggulangan sekaligus pencegahan potensi ancaman penyakit DBD, di antaranya melalui pengasapan atau fogging. Atas dasar itu, kami melaksanakan rapat koordinasi antara BPBD dengan Dinas Kesehatan,” tutur Uka Suska di Soreang, Minggu (28/4/2024).

Selain dengan Dinas Kesehatan, imbuh Uka Suska, BPBD juga berkoordinasi dengan sejumlah puskesmas untuk menentukan titik lokasi akan dilaksanakan pengasapan.

“Berdasarkan informasi, banyak warga yang terjangkit penyakit DBD,” ucapnya.

Uka Suska mengatakan pelaksanaan pengasapan atau fogging di desa-desa itu sudah dilaksanakan sejak Senin (22/4/2024) lalu hingga saat ini.

“Ya, kita dari BPBD, Dinas Kesehatan dan puskesmas sama-sama turun ke lapangan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Uka Suska mengatakan, di antara daerah yang menjadi sasaran tempat pelaksanaan penanganan darurat fogging penyakit DBD, Kampung Cibejog RT 02/RW 07 Desa Girimekar Kecamatan Cilengkrang, Kampung Paratag 01, 02/RW 03 Desa Melati Wangi Kecamatan Cilengkrang, dan Kampunh Cipinang 11dan 12 Desa Cipinang Kecamatan Cimaung.

Selain itu Kampung Curug RT 04/RW 08 Desa Rahayu Kecamatan Margaasih,
Komplek Cicukang Indah RT 01-06/RW 15 Desa Mekarrahayu Kecamatan Margaasih.

Kemudian Kampung Sukahayu RT 02/RW 10 Desa Cinunuk Kecamatan Cileunyi, Kampung Rahayu 01/10 Desa Sukahayu Kecamatan Cileunyi, dan
Kampung Cikandang RW 10, Desa Cileunyi Kecamatan Cileunyi.*

 

Pos terkait