SATUMEDIA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mulai mendistribusikan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Arjasari. Bantuan tersebut disalurkan selama dua hari, pada 28–29 Juli 2026, melalui kolaborasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung, serta didukung aparat Kecamatan Arjasari, Linmas, dan pemerintah desa.
Distribusi air bersih difokuskan ke Desa Wargaluyu dan Desa Batukarut yang mengalami penurunan pasokan air akibat musim kemarau. Sebanyak 1.781 kepala keluarga atau sekitar 5.558 jiwa menjadi penerima manfaat dalam penyaluran tersebut.
Camat Arjasari Dian Wardiana mengatakan, hingga kini sudah ada tiga desa yang mengajukan permohonan bantuan air bersih kepada pemerintah. Selain Desa Wargaluyu dan Desa Batukarut, permohonan juga datang dari Desa Patrolsari yang mulai merasakan dampak kekeringan.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemerintah desa untuk memantau perkembangan kondisi di lapangan. Jika ada wilayah yang membutuhkan bantuan, pengajuan akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Dian.
Ia menjelaskan, penyaluran air bersih akan dilakukan berdasarkan hasil asesmen sehingga distribusi bantuan dapat diprioritaskan bagi daerah yang paling membutuhkan.
Menurut Dian, pemerintah kecamatan juga terus memantau perkembangan musim kemarau agar penanganan dampak kekeringan dapat dilakukan lebih cepat. Setiap laporan dari masyarakat akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Bandung dan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan air bersih segera terpenuhi.
“Kami akan memprioritaskan wilayah yang mengalami kesulitan air bersih dan memastikan bantuan disalurkan secara adil sesuai tingkat kebutuhan masyarakat. Setiap permohonan yang masuk menjadi perhatian serius agar penanganannya bisa dilakukan secepat mungkin,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Desa Wargaluyu Sulaeman dan Kepala Desa Batukarut Cepi mengapresiasi respons cepat BPBD Kabupaten Bandung dalam mengirimkan bantuan air bersih. Mereka juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna yang telah memfasilitasi penyaluran bantuan ke wilayah terdampak.
Pemerintah Kecamatan Arjasari turut mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara hemat selama musim kemarau. Warga juga diminta menjaga sumber-sumber air yang masih tersedia serta memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi potensi kekeringan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan air secara bijak, menjaga sumber air yang ada, dan saling membantu agar dampak musim kemarau dapat ditekan sehingga kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Dian.
Pemerintah Kecamatan Arjasari memastikan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus dilakukan agar penanganan kekeringan berjalan optimal dan bantuan dapat disalurkan sesuai kondisi di lapangan.*





