SATUMEDIA.ID – Seorang pemotor, Muhammad Kholik dibuat sport jantung setelah dicegat anggota Satlantas Polres Cimahi di Simpang Cihanjuang, Kelurahan Karangmekar, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi, Minggu (16/2/2025).
Bagaimana tidak, Kholik mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm. Dirinya sudah merasa telah melanggar lalu lintas.
“Saya tadi dicegat pak polisi, kemudian di suruh menepi ke parkiran sebuah bank. Deg-degan juga, sudah terbayang bakal kena tilang,” kata Kholik.
Ia hanya bisa pasrah saat diberhentikan petugas. Apalagi saat ini polisi sedang melaksanakan Operasi Keselamatan Lodaya 2025 sampai 23 Februari.
“Saya sudah pasrah saja. Dalam pikiran pasti bakal ditilang begitu disuruh menepi. Ternyata saya disuruh nonton video Menayangkan pelanggaran-pelanggaran lalu lintas,” kata Kholik.
Ternyata, apa yang dibayangkan dirinya meleset. Hanya diberikan pengarahan dan malah diberikan helm.
“Terkejut juga, sudah diberi helm, saya diizinkan melanjutkan perjalanan,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Kasat Lantas Polres Cimahi, AKP Adhi Prasidya Danahiswara mengatakan dalam melaksanakan Operasi Keselamatan Lodaya 2025 menyediakan Bioskop Keselamatan yang berisi edukasi.
“Saat ini masih banyak pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas. Kami lebih mengedepankan persuasif dan edukatif, salah satunya dengan menyediakan Bioskop Keselamatan. Tujuannya mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” kata AKP Adhi Prasidya.
Dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2025, lanjut Adhi, pihaknya menyasar pengendara sepeda motor yang melanggar terutama tidak mengenakan helm. Kemudian diminta berhenti dan menonton sebuah tayangan.
“Para pelanggar lalu lintas ini kita minta untuk menonton sebuah video pendek. Menayangkan testimoni dan cerita dari korban yang telah mengalami kecelakaan karena tidak menggunakan helm,” kata Adhi.
Ia mengungkapkan, sepanjang Januari hingga pertengahan Februari 2025 telah melakukan penindakan terhadap 760 pelanggar lalu lintas.
“Awal 2025 ini, Sat Lantas Polres Cimahi telah menindak 760 pelanggar lalu lintas. Paling banyak tidak menggunakan helm dan knalpot brong,” ungkapnya.*





