New Carry Dominasi Penjualan Suzuki di Jateng-Yogyakarta

Kontribusi kendaraan komersial Suzuki di wilayah Jateng dan DIU tidak terlepas dari performa Suzuki New Carry.(Dok.Suzuki).**

SATUMEDIA.ID – Penjualan mobil komersial Suzuki masih menjadi penopang utama kinerja penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, kendaraan komersial menyumbang 56,8 persen dari total penjualan ritel Suzuki di kedua wilayah tersebut.

Secara keseluruhan, penjualan ritel Suzuki di Jawa Tengah dan DIY mencapai 4.222 unit atau tumbuh 22 persen dibandingkan periode yang sama.

Kinerja tersebut menunjukkan kuatnya kebutuhan konsumen, khususnya pelaku usaha, terhadap kendaraan yang dapat menunjang aktivitas produktif.

Sales 4W Department Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Rendy Anggadiputra mengatakan, Jawa Tengah dan Yogyakarta merupakan salah satu pasar penting bagi Suzuki secara nasional.

“Kontribusi Jawa Tengah dan Yogyakarta mencapai sekitar 9 persen terhadap penjualan ritel Suzuki secara nasional. Kendaraan komersial masih menjadi penyumbang terbesar, sementara kendaraan penumpang juga memberikan kontribusi 43,2 persen,” ujar Rendy dikutip dari laman Suzuki, Minggu (4/10/2026).

Kontribusi kendaraan komersial Suzuki di wilayah tersebut tidak terlepas dari performa Suzuki New Carry.

Model pikap tersebut menjadi kendaraan Suzuki dengan penjualan tertinggi, dengan kontribusi mencapai 54,3 persen dari total penjualan ritel Suzuki di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Selain New Carry, Suzuki APV turut memperkuat penjualan kendaraan komersial di wilayah tersebut.

Besarnya permintaan terhadap kendaraan komersial menunjukkan bahwa kebutuhan pasar tidak hanya berkaitan dengan mobilitas pribadi, tetapi juga kendaraan operasional untuk mendukung kegiatan usaha.

Meski kendaraan komersial mendominasi, segmen mobil penumpang tetap memiliki kontribusi signifikan terhadap penjualan Suzuki di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Suzuki Fronx menyumbang 17,6 persen penjualan, sedangkan XL7 berada di angka 17,5 persen.

Kontribusi kedua model tersebut menunjukkan pasar di Jawa Tengah dan Yogyakarta juga memiliki permintaan terhadap kendaraan untuk kebutuhan mobilitas pribadi dan keluarga.

Kota Semarang menjadi salah satu wilayah dengan kontribusi penjualan Suzuki terbesar di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Penjualan di kota tersebut menyumbang sekitar 13 persen dari total penjualan Suzuki di kawasan tersebut.

Kinerja penjualan di Semarang dan sejumlah daerah sekitarnya turut ditopang jaringan diler resmi Suzuki, PT Sunmotor Indosentra Trada (SIT).

Jaringan tersebut mencakup sejumlah wilayah, mulai dari Semarang, Salatiga, Kendal, Kabupaten Semarang, Purwodadi, Rembang, Demak, Kudus hingga Jepara.

Jaringan diler tersebut tidak hanya menjadi titik penjualan kendaraan, tetapi juga mendukung akses konsumen terhadap layanan purnajual Suzuki.

Untuk memperkuat kehadirannya di pasar Jawa Tengah, Suzuki bersama SIT kembali ambil bagian dalam GIIAS Semarang 2026.

Pameran otomotif tersebut berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober 2026 di Muladi Dome UNDIP, Tembalang, Semarang.

Dalam ajang tersebut, masyarakat dapat melihat langsung berbagai produk Suzuki sekaligus memperoleh informasi mengenai program penjualan yang ditawarkan.

Rendy mengatakan pertumbuhan penjualan di Jawa Tengah menjadi dorongan bagi Suzuki untuk terus menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

“Melalui GIIAS Semarang, kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat langsung produk Suzuki sekaligus mencoba kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” kata Rendy.*

 

Pos terkait