SATUMEDIA.ID – Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, silaturahim atau silaturahmi dimaknai :silaturahmi/si·la·tu·rah·mi/ n tali persahabatan (persaudaraan).
Dalam bahasa Indonesia, silaturahmi dimaknai lebih luas kepada semua orang, tidak hanya kepada orang yang memiliki hubungan kekerabatan saja.
Termasuk acara halal bi halal sekaligus reuni alumnus SMAN Cianjur angkatan 1981 yang diadakan tanggal 1 Juni 2024. Forum silaturahmi alumni SMAN 1 1981 (FORSI SMANSA81) digagas oleh Ketua Panitia H.Utoh Zaendy dan kawan-kawan.
Halal bihalal mengambil tema memelihara predikat taqwa dan mempererat tali silaturahim /hablum minannas .Ini bukan hanya tradisi religius tetapi juga simbol dari kesatuan, integrasi lokal dan nasional. Menurut Prof Quraish Shihab, halal bihalal bertujuan untuk menyambung kembali hubungan yang terputus. Makna halal bihalal mencerminkan upaya rekonsiliasi dan memaafkan kesalahan masa lalu, sekaligus memperkuat ikatan komunitas.
Menyambung silaturahim adalah salah satu amalan yang mulia dan kewajiban dalam agama. Banyak ayat Al Qur’an dan hadits yang memaparkan tali silaturahim serta menjelaskan berbagai keutamaannya. Allah SWT berfirman , “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri” (QS. An Nisa: 36).
Sementara Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka muliakanlah tamunya. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka sambunglah tali silaturahim. Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka katakanlah yang baik atau diam” (HR. Bukhari).
Bahkan terdapat ancaman serius bagi orang yang memutus silaturahim, beliau bersabda:“Tidak masuk surga orang yang memutus silaturahmi” (HR. Bukhari – Muslim). Dan diantara keutamaan menyambung silaturahim adalah salah satu sebab masuknya seseorang ke dalam surga.
Rasulullah SAW bersabda:“Wahai manusia, tebarkanlah salam, berikanlah makan, sambunglah silaturahim, shalatlah pada malam hari ketika orang-orang sedang tidur, kalian akan masuk surga dengan selamat” (HR. Ibnu Majah, At Tirmidzi, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah).
Reuni SMAN Cianjur Angkatan 1981 ini dihadiri perwakilan delapan kelas jurusan IPA dan IPS sebanyak 120 alumni lebih menandakan ada keinginan kuat untuk untuk menjalin silaturahmi. Setelah berpisah bertahun-tahun tentu membuat kami rindu ingin bertemu dengan teman sekolah. Meskipun sekarang ini kami bisa berkomunikasi lewat media sosial, namun dengan reuni, berjumpa dengan teman lama ketika sekolah dulu akan terasa berbeda.
Setelah berpisah cukup lama kurang lebih 43 tahun , cerita apapun akan membuat rindu terasa sangat istimewa saat bisa bertemu dan berbincang bersama. Ditengah kesibukan masing-masing, reuni dengan teman lama membuat kita sadar bahwa waktu begitu berharga.
Selain itu, kita juga akan menyadari betapa menyenangkannya masa-masa sekolah dulu. Perubahan gaya dan kehidupan pasti secara tak langsung akan mengubah penampilan hingga terlihat berbeda dengan dulu.Reuni ini akan menstimulasi daya ingat otak untuk mengenali teman sekolah.
Reuni bisa menjadi bukti bahwa ajaran guru di sekolah dulu masih diingat, seperti menjaga tali silaturahmi dan persaudaraan.Wajar jika kami mensyukuri nikmat iman,nikmat islam dan nikmat sehat yang dikaruniakan oleh Allah SWT.
Silaturahmi memiliki nilai pahala yang besar,dengan silaturahmi akan dilapangkan rezekinya, serta dipanjangkan umurnya. Seperti dalam hadits yang diriwayatkan oleh HR. Bukhari dan Muslim, “Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka sambunglah tali silaturahmi. Semoga penggagas reuni ini dan panitia juga peserta reuni yang datang dari berbagai kota mendapat amalan dan baroqah dari Allah SWT. Semoga tahun depan kita bertemu kembali…..Aamiin.*
*Penulis Dede Supriatna Alumnus SMAN Cianjur 1981 dan lulusan Magister Ekonomi Pembangunan FEB UGM.
