SATUMEDIA.ID – Peuyeum Bandung merupakan salah satu kuliner khas yang mudah didapat di Kota dan Kabupaten Bandung. Asal mula keberadaan kuliner tradisional peuyeum di Bandung berasal dari kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.
Seperti dikutip dari SajianSedap.com, ada beda tipis antara peuyeum Bandung dan tape singkong. Jika tape singkong biasanya tidak tahan lama karena cepat sekali berair. Peuyeum lebih tahan lama karena kurang berair.
Ditinjau dari segi rasa manis, tentu saja tape singkong lebih manis dibandingkan peuyeum. Ketika proses singkong berubah menjadi tape dan peuyeum, itu kerja mikroba yang mengeluarkan enzim amilase mengubah pati menjadi maltosa.
Maltosa kemudian dijadikan glukosa oleh enzim maltase. Lama kelamaan glukosa dalam tape dan peuyeum akan dirubah menjadi alkohol ringan oleh enzim zimaze.
Karena mengandung alkohol ringan setelah mengkonsumsi makanan ini bisa membuat badan terasa hangat. Ada baiknya sebelum dikonsumsi peuyeum atau tape singkong disimpan dulu beberapa waktu di lemari es.
Anda akan merasakan sensasi citarasa peuyeum atau tape singkong khas Bandung. Beberapa orang beranggapan bahwa peuyeum atau tape singkong kuning lebih enak daripada singkong putih, karena singkong kuning dagingnya lebih halus tanpa ada serat-serat yang kasar.
Dalam pembuatan tape singkong atau peuyeum, biasanya singkong dibiarkan utuh, hanya dipotong di bagian pangkal dan ujungnya, kemudian dikupas. Setelah dicuci dan direndam sebentar, singkong utuh tersebut direbus di air mendidih hingga setengah masak.
Setengah masak artinya sudah enak dimakan, tetapi belum lunak betul. Dalam proses peragian, ragi dilumurkan di seluruh permukaan singkong dengan ukuran dua kali lebih banyak dibandingkan ragi untuk pembuatan tape. Pada akhirnya, cara pembuatan yang unik itulah yang menentukan bedanya sifat antara peuyeum dan tape singkong.
Bahkan, peuyeum juga bersifat lebih keras dan lebih awet dibandingkan tape singkong biasa sehingga dapat diikat dan digantung. Itulah sebabnya peuyeum sering juga disebut sebagai tape gantung.
Tidak hanya sebagai camilan atau makanan ringan, keduanya bisa diolah jadi makanan yang lebih enak lagi. Kualitas singkong yang diproses sedemikian rupa membuat peuyeum Cimenyan dikenal dengan kelezatannya tidak saja oleh warga sekitar tetapi juga sudah sudah meluas hingga ke kota dan kabupaten di Jawa Barat hingga seluruh Indonesia, bahkan ke mancanegara ‘
Hingga saat ini bila Anda berkesempatan datang ke kawasan Cimenyan ternyata masih memproduksi peuyeum Bandung dengan jumlah yang cukup banyak. Di sana pulalah banyak pengrajin peuyeum yang sudah menggeluti usaha peuyeum selama puluhan tahun lamanya.
Biasanya peuyeum ini banyak dijual di ruko-ruko atau kios oleh-oleh pinggiran jalan dengan cara digantung dan masih berbentuk seperti singkong, adapun peuyeum yang sudah dikemas per keranjang.
Ada juga yang dibawa penjaja peuyeum atau tape singkong mengelilingi perumahan, lingkungan ,pasar tradisional dan mini market. Selain bisa sebagai camilan, peuyeum juga bisa digunakan untuk diolah menjadi menu makanan lain seperti colenak (dicocol enak), isian molen, bahan campuran pada es krim, es campur dan masih banyak lainnya.
Oleh karena itu banyak wisatawan yang memilih peuyeum sebagai buah tangan yang harus dibeli saat berkunjung ke kota kembang.
Menurut tinjauan dari dr. Kevin Adrian , dari sisi kesehatan perlu Anda ketahui peuyeum atau tape singkong Bandung mengandung beragam nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Di dalam 100 gram peuyeum atau tape singkong, terkandung sekitar 169 kalori dan beberapa nutrisi lain, seperti: 57 gram air, 40 gram karbohidrat,2 gram serat, 1,4 gram protein, 0,3 gram lemak, 21 mg kalsium, dan 34 mg fosfor.
Selain berbagai nutrisi di atas, manfaat tape singkong juga berasal dari vitamin di dalamnya, seperti vitamin C dan vitamin B12. Kandungan vitamin pada singkong tersebut dinilai meningkat berkat proses fermentasi. Berkat kandungan gizinya yang melimpah, tape cocok dikonsumsi oleh siapapun, termasuk ibu hamil.
Kandungan alkohol yang ringan dari hasil fermentasi dengan ragi menjadi faktor utama yang memicu efek hangat pada tubuh setelah mengonsumsi peuyeum atau tape singkong . Hal ini membuat makanan ini cocok dikonsumsi saat cuaca dingin . Proses fermentasi singkong dalam pembuatan tape dapat meningkatkan kandungan probiotik di dalamnya. Kandungan tersebut penting untuk meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.
Probiotik dapat melawan bakteri jahat dan mendukung pertumbuhan bakteri baik di saluran cerna. Peuyeum atau tape singkong merupakan salah satu makanan yang baik dikonsumsi untuk mencegah konstipasi atau sembelit.
Selain kandungan probiotiknya, manfaat ini juga dapat diperoleh dari kadar air dan serat di dalamnya yang cukup tinggi. Konsumsi makanan tinggi air dan serat dapat melembutkan serta memadatkan tinja. Dengan begitu, tinja bisa dengan mudah dikeluarkan dan BAB menjadi lancar.
Konsumsi makanan fermentasi, seperti peuyeum atau tape singkong , dapat membantu usus dalam memecah makanan dan meningkatkan kadar probiotik yang mampu memperkuat sistem kekebalan tubuh.Karena kandungan nutrisinya beragam, peuyeum atau tape singkong cocok dikonsumsi sebagai camilan sehat.
Selain itu, untuk mendapatkan manfaat peuyeum atau tape singkong , Anda juga bisa mencampur atau mengolahnya sebagai hidangan penutup, seperti es buah, es cendol, atau es krim. Konsumsi peuyeum atau tape singkong juga dapat meningkatkan energi bagi tubuh.
Manfaat ini berasal dari kandungan karbohidrat yang cukup tinggi di dalamnya. Bahkan, kandungan karbohidrat pada singkong hampir setara dengan seporsi nasi. Karbohidrat merupakan sumber bahan bakar utama tubuh yang akan diubah menjadi glukosa dalam darah.
Glukosa inilah yang nantinya dapat memberikan tubuh energi untuk bergerak dan menjalankan berbagai aktivitas. Manfaat lainnya untuk mengatasi anemia diperoleh dari kandungan vitamin B12 di dalamnya.
Kandungan vitamin B12 pada peuyeum atau tape singkong diketahui meningkat selama proses fermentasi menjadi tape. Vitamin B12 baik untuk membantu pembentukan sel darah merah dalam tubuh.Oleh karena itu, tape bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan makanan yang baik untuk penderita anemia.
Selain itu bagi penderita diabetes dapat mengkonsumsi peuyeum dan tape singkong secara teratur karena indeks glikemiknya rendah dibawah 55 (indeks glikemik = merupakan indikator cepat atau lambatnya unsur karbohidrat dalam bahan pangan dalam meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh).*
*Penulis Dede Supriatna alumni Tahassush Kulliyatil Muballighin Assyakur Angkatan 31/2023 dan lulusan Magister Ekonomi Pembangunan FEB UGM
