SATUMEDIA.ID – Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali melahirkan atlet berprestasi di kancah internasional. Adalah Rakha Bima Saktiansyah pembalap muda asal Lembang yang menjuarai ajang balap motor MSBK 250 di Sepang, Malaysia.
Rakha berhasil mengalahkan 29 pembalap dari berbagai negara seperti Kamboja, Malaysia, Thailand, Singapura, Cina, dan India.
Pembalap Honda NWN SCK Racing Team itu berhasil finish pertama dengan mencatatkan waktu 20’46:771s dengan mengalahkan pembalap tuan rumah pada event intetnasional yang digelar hari Minggu (12/5/2024) lalu itu.
Berkat prestasi gemilangnya tersebut, begitu tiba di Lembang pembalap berusia 14 tahun ini mendapat penyambutan dari warga.
Rakha diarak oleh warga dengan berkonvoi mengelilingi Kota Lembang. Beberapa tokoh masyarakat Lembang, seperti H. Totoh, pengusaha restoran Asep Strawbery, Camat Lembang Bambang Eko Setyo Wahjudi ikut melalukan penyambutan, Selasa (14/5/2024).
“Saya terharu dengan adanya penyambutan seperti ini. Sama sekali enggak menyangka,” kata Rakha.
Ia pun merasa bersyukur bisa membawa nama hari Indonesia, khususnya Bandung Barat di ajang balap motor internasional.
“Senang bisa menjadi juara di Sepang Malaysia. Sesuatu yang sama sekali tidak diperkirakan, tentunya semua berkat doa orangtua, doa sahabat, dan didukung mekanik yang luar biasa,” ujarnya.
Rakha menjadi potret pemuda yang memiliki talenta luar biasa. Padahal, tak ada garis keturunan pembalap dari kedua orangtuanya. Malah ayahnya berprofesi sebagai pedagang ayam.
“Sebenarnya orangtua dari kecil mengarahkan saya untuk bermusik. Tapi hati saya lebih tertarik pada olahraga balap motor,” katanya.
Orangtuanya melihat Rakha memiliki bakat terpendam sehingga dikursuskan ke tempat latihan balap. Hasilnya berbuah manis di ajang balap internasional berhasil naik podium sebagai juara.
“Gugup juga ketika akan mengawali lomba. Ayah yang turut mendampingi memberikan semangat, sampai akhirnya saya menyelesaikan setiap race dengan menjadi yang terbaik,” tandas Rakha yang mengidolakan pembalap MotoGP, Mark Marques ini.
Orang tua Rakha Bima, Rian Saktian tak bisa menyembunyikan kebanggaan pada anaknya itu. Apalagi anaknya itu baru sekitar 6 bulan mulai serius menekuni dunia balapan motor.
“Rakha orangnya gigih tak gampang menyerah. Saya sebagai orangtua hanya bisa mendukung. Mudah-mudahan apa yang dicita-citakan anak saya menjadi pembalap dunia tercapai,” harap Rian.
Rencananya, Rakha akan kembali memacu motor balapnya di sirkuit balap pada minggu ini di Subang dilanjutkan event Mandalika Racing Race.*