Liverpool Alami Perubahan Nasib Drastis di Menit Akhir

Alexis Mac Allister, gelandang Liverpoo.(instagram @liverpoolfc).**

SATUMEDIA.ID – Liverpool menjalani musim ini seperti aksi di atas tali penuh risiko dan ketegangan. Namun kini, juara bertahan Premier League itu kehilangan keseimbangan secara dramatis hingga terlempar dari puncak klasemen. Di awal musim, pasukan Arne Slot kerap lolos dari tekanan lewat gol-gol telat yang menentukan kemenangan, seolah menutupi performa yang sebenarnya belum stabil.

Tim-tim seperti Bournemouth, Newcastle United, Arsenal, Burnley, dan Atletico Madrid pernah jadi korban aksi heroik di menit akhir tersebut. Meski begitu, pendekatan semacam ini ibarat bermain api tidak bisa terus diandalkan ketika performa tim masih jauh dari puncaknya.

Strategi berisiko itu akhirnya berbalik menjadi bumerang. Dalam kurun satu pekan, Liverpool justru merasakan dua kali kekalahan pahit lewat skenario serupa. Chelsea menundukkan mereka 2-1 di Stamford Bridge berkat gol penentu Estevao Willian pada menit ke-95, sementara Crystal Palace mencetak gol kemenangan lewat Eddie Nketiah di menit ke-97 di Selhurst Park.

Kekalahan pertama Liverpool di Premier League musim ini. Di antara dua laga tersebut, Galatasaray juga memberi luka tambahan dengan kemenangan 1-0 di RAMS Park, Istanbul, dalam ajang Liga Champions. Rentetan hasil itu membuat Slot mengalami tiga kekalahan beruntun untuk pertama kalinya dalam karier kepelatihannya.

Meski situasinya berat, Slot tetap mencoba menampilkan wajah tegar di depan publik. Ia menilai Liverpool kalah karena detail kecil yang tidak berpihak, meski secara statistik timnya menciptakan lebih banyak peluang daripada lawan dalam dua pertandingan terakhir.

Fakta yang tak bisa diabaikan adalah betapa seringnya drama terjadi di menit-menit akhir musim ini: total 10 gol tercipta setelah menit ke-80 dari 11 laga yang sudah dijalani, dan hampir semuanya berpengaruh langsung terhadap hasil akhir. Pergeseran nasib ini menegaskan bahwa Liverpool kini harus menemukan cara baru untuk menang bukan lagi mengandalkan keajaiban di detik-detik terakhir.*

Pos terkait