SATUMEDIA.ID – Bek tim nasional Inggris dan Manchester City, John Stones, mengungkapkan bahwa ia sempat terpikir untuk pensiun pada musim lalu akibat serangkaian cedera yang terus membekapnya.
Musim 2024/25 menjadi salah satu periode terberat dalam kariernya. Stones hanya tampil 11 kali di Premier League, setelah mengalami masalah pada kaki dan hamstring cedera hamstring itu bahkan membuatnya absen sejak Februari.
Pemain berusia 31 tahun tersebut telah memperkuat Inggris di lima turnamen besar. Namun, ia tidak pernah tampil lagi untuk The Three Lions sejak Oktober 2024, tepat ketika Thomas Tuchel resmi mengambil alih kursi pelatih pada Januari lalu.
Kini, Stones kembali masuk skuad untuk dua laga internasional penting: Laga persahabatan kontra Wales di Stadion Wembley pada Kamis, 9 Oktober pukul 01.45 WIB, dan Kualifikasi Piala Dunia melawan Latvia pada Selasa, 15 Oktober pukul 01.45 WIB. Jika Inggris meraih kemenangan di Riga, maka mereka akan memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Stones secara jujur mengakui bahwa kondisi musim lalu membuatnya hampir menyerah.
“Musim lalu sangat berat untuk saya, sampai pada titik saya berpikir untuk berhenti,” ujar Stones kepada BBC Radio 5 Live.
“Saya tidak ingin melakukan itu. Saya sudah lelah terus berusaha profesional dan melakukan semua hal dengan benar, tetapi tetap saja cedera terus datang dan saya tidak punya jawaban. Itu situasi yang sangat sulit.”
Cedera telah menjadi penghalang besar dalam kariernya di Manchester City. Sejak bergabung dari Everton pada 2016, Stones belum pernah tampil lebih dari 27 kali dalam satu musim liga karena masalah kebugaran.
Ia menambahkan: “Akan ada saat di mana kamu tidak tahu kenapa semua ini terjadi. Dan rasanya semakin sulit ketika kamu sudah bekerja keras, sangat profesional, demi bisa bermain dan tersedia untuk tim,” kata Stones.
“Kalau saya malas atau tidak melakukan sesuatu, mungkin lebih mudah menerima alasan ‘ya wajar cedera’. Tapi ketika kamu sudah melakukan segalanya, itu benar-benar ujian mental. Saya harap saya tidak kembali ke masa itu.”
Musim ini, Stones sudah mencatat lima kali starter, tetapi Pep Guardiola tampak lebih sering mengandalkan duet Ruben Dias dan Josko Gvardiol sebagai bek tengah utama.
Meski sempat terpukul, Stones menegaskan tekadnya untuk terus berjuang: “Emosi saya saat itu sedang tinggi. Saya tidak berpikir jernih. Saya rasa jauh di dalam hati saya, saya tidak akan benar-benar melakukannya [pensiun],” ujarnya.
“Bertahun-tahun lalu ketika City ingin saya mencari tantangan baru, saya bilang ‘saya akan bertarung’. Itu yang saya lakukan sejak kecil kenapa harus berhenti sekarang?”
“Jadi ya, ada semangat juang dalam diri saya dan mentalitas menang yang tidak ingin berhenti.”





