SATUMEDIA.ID – Thomas Tuchel menanggapi dengan santai serangan verbal suporter Inggris yang diarahkan kepadanya saat kemenangan 5-0 atas Latvia hasil yang memastikan tiket “Three Lions” ke Piala Dunia tahun depan.
Sepanjang laga di Riga, pelatih asal Jerman itu menjadi sasaran nyanyian bernada sindiran dari fans yang datang langsung ke stadion. Hal itu terjadi setelah Tuchel sempat mengkritik atmosfer di Wembley pada laga uji coba kontra Wales pekan lalu, di mana ia merasa dukungan penonton kurang menggigit meski timnya menang 3-0.
Menanggapi ejekan yang diterimanya, Tuchel memilih bersikap tenang.
“Ya, saya dapat sedikit ‘semprotan’ di babak pertama. Wajar saja. Saya menerimanya dengan senyum,” ujar Tuchel seusai laga.
“Mereka punya alasan setelah komentar saya minggu lalu. Itu bagian dari humor khas Inggris. Kreatif, bahkan sempat bikin saya tertawa. Tak ada masalah sama sekali.”
Tuchel juga menegaskan betapa pentingnya dukungan suporter bagi timnya menjelang Piala Dunia.
“Energi dari fans itu luar biasa penting. Dukungan di Serbia luar biasa, hari ini pun sama. Saya yakin nanti di Amerika mereka juga akan membuat perbedaan besar,” ucapnya.
“Ketika pemain melihat penonton bernyanyi dan mendukung di belakang mereka, itu memberi dorongan ekstra. Kami ingin membuat mereka bangga, memberi alasan untuk tersenyum, dan melihat tim ini bermain dengan identitas yang jelas. Kami sedang membangun sesuatu yang besar.”
Dengan kemenangan telak ini, Tuchel dan skuad Inggris kini melangkah ke Piala Dunia 2026 dengan semangat tinggi dan hubungan yang mulai mencair kembali dengan para pendukungnya.*





