SATUMEDIA.ID – Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, menilai langkah Sir Jim Ratcliffe yang secara terbuka membicarakan rencana jangka panjang klub merupakan hal positif. Namun ia menegaskan, dalam sepak bola tak ada yang bisa dijamin, bahkan apa yang terjadi esok hari sekalipun.
Dalam wawancara dengan The Times, Ratcliffe sempat menyebut bahwa Amorim membutuhkan waktu hingga tiga tahun untuk benar-benar membawa perubahan di Old Trafford.
Pernyataan itu muncul di tengah sorotan publik terhadap posisi Amorim, yang belakangan kesulitan membawa tim tampil konsisten. Ucapan sang pemilik pun sedikit meredakan tekanan di sekeliling sang pelatih.
Menjelang laga bergengsi ke-100 melawan Liverpool di Anfield, Amorim menegaskan bahwa masa depan di sepak bola tidak bisa diprediksi.
“Senang mendengarnya, tapi ia sering mengatakannya langsung, bahkan lewat pesan setelah pertandingan. Namun saya dan Jim sama-sama tahu, sepak bola tak berjalan seideal itu,” ucapnya.
“Yang terpenting adalah pertandingan berikutnya. Bahkan pemilik klub pun tidak bisa memastikan apa yang akan terjadi besok.”
CEO Omar Berrada juga mengakui proses adaptasi Amorim di Premier League berlangsung lebih sulit dari yang diharapkan sejak kedatangannya dari Sporting pada November lalu.
Hingga kini, Amorim hanya mencatatkan 10 kemenangan dari 34 laga liga. United belum pernah menang dua kali berturut-turut dan posisi tertinggi mereka musim ini hanyalah peringkat sembilan.
Kondisi itu membuat kepercayaan suporter terhadap sang pelatih mulai goyah, apalagi menghadapi periode pertandingan berat yang selama dua musim terakhir menjadi momok bagi klub.
Meski begitu, Amorim menegaskan bahwa situasi internal tim tetap solid. Ia justru merasa tekanan terbesarnya datang dari dirinya sendiri, bukan dari luar. Bahkan, ia mengaku sedikit khawatir bila suasana terlalu tenang setelah dukungan terbuka Ratcliffe.
“Saya merasakan tekanan itu setiap hari,” ujar Amorim.
“Pernyataan itu bagus karena membantu fans memahami bahwa proses ini butuh waktu. Tapi di saat yang sama, saya tak ingin ada kesan bahwa kami bisa santai memperbaiki keadaan. Di klub besar seperti ini, kamu harus membuktikan diri setiap akhir pekan.”





