Van Gastel Waspadai Gaya Bermain Persik Kediri

Van Gastel, pelatih PSIM Yogyakarta.(doc. Ileague).**

SATUMEDIA.ID – PSIM Yogyakarta bersiap melakoni laga pekan ke-11 BRI Super League 2025/26 dengan menjamu Persik Kediri di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Jumat (31/10) pukul 15.30 WIB.

Bagi Laskar Mataram, duel kontra Macan Putih ini menjadi kesempatan untuk mempertahankan tren positif di kandang, setelah sebelumnya mencatat kemenangan perdana di markas sendiri.

Pada pekan ke-10, PSIM berhasil menundukkan Dewa United FC dengan skor 2-0, hasil yang menjadi kemenangan home pertama mereka musim ini.

Pelatih kepala PSIM, Jean Paul Van Gastel, memastikan timnya sudah siap tempur. “Tidak ada persiapan khusus untuk laga besok. Yang menjadi perhatian saya saat ini adalah kondisi Anton Fase. Dia merasa cukup fit untuk bermain di laga lawan Persik Kediri besok,” ujar Van Gastel dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan.

Meski baru saja meraih hasil positif atas Dewa United, pelatih asal Belanda itu memperkirakan laga kali ini akan lebih menantang. “Mengacu pada taktikal bermainnya, menurut saya, pertandingan besok akan lebih sulit dibandingkan pertandingan melawan Dewa United,” ungkapnya.

Pelatih kelahiran 28 April 1972 tersebut menilai bahwa Persik Kediri memiliki pendekatan taktik yang berbeda dari Dewa United, dan hal itu bisa menjadi ujian tersendiri bagi PSIM.

“Saya pikir Dewa United sedikit lebih terbuka dari segi teknik dan cara menyerangnya. Berbeda dengan Persik Kediri pendekatannya taktikalnya saat bermain. Jadi bagi kami ini lebih sulit,” ucap Van Gastel.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa hasil pertandingan nantinya akan sangat bergantung pada performa timnya sendiri. Oleh karena itu, fokus utama adalah menjaga konsistensi dan menampilkan permainan terbaik.

“Saya pikir ini tentang penampilan tim kami, jadi ini tergantung cara kami bermain dan fokus pada pertandingan,” dia menegaskan.

Jika mampu mengatasi Persik, PSIM berpeluang memperkuat posisinya di papan atas klasemen sementara.

Saat ini, Nermin Haljeta dan kolega menempati peringkat keenam dengan raihan 15 poin dari empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan.*

Pos terkait