West Ham Bangkit, Newcastle Terpuruk: Dua Wajah Berbeda di London Stadium

Nuno Espirito Santo, pelatih West Ham.(instagram @westham).**

SATUMEDIA.ID – Para pendukung West Ham sempat tak percaya dengan apa yang mereka saksikan di London Stadium. Setelah tertinggal lebih dulu, The Hammers berhasil membalikkan keadaan menjadi unggul 2-1 atas Newcastle United sesuatu yang sudah lama tak mereka rasakan di kandang sendiri. Suasana pun berubah jadi penuh canda getir dari tribun: “Kita menang di kandang!” teriak ribuan fans, seolah menertawakan nasib mereka sendiri. Namun kali ini, ejekan itu berujung senyum lega ketika Tomas Soucek memastikan kemenangan lewat gol tambahan di masa injury time.

Sementara itu, Newcastle datang ke laga ini dengan modal mentereng: tiga kemenangan beruntun di tiga ajang berbeda atas Tottenham, Fulham, dan Benfica. Namun di London, pasukan Eddie Howe tampil seperti kehilangan jati diri. Meski enam pemain inti kembali diturunkan, termasuk Nick Pope dan Bruno Guimaraes, performa The Magpies justru datar tanpa energi. Mereka memang berlari lebih banyak, tapi gagal menunjukkan intensitas khas yang selama ini jadi ciri permainan mereka. Howe pun tak menutupi kekecewaannya: “Saya tidak suka bahasa tubuh para pemain hari ini,” ujarnya usai laga yang berakhir 3-1 untuk West Ham.

West Ham justru tampil penuh determinasi dan semangat juang. Lucas Paqueta jadi motor kebangkitan lewat gol penyama kedudukan yang seakan membangkitkan energi di stadion. Alih-alih kehilangan kesabaran seperti biasanya, para pendukung kali ini merespons dengan dukungan. Pelatih Nuno Espirito Santo mengaku bangga atas reaksi timnya. “Fans melihat semangat dari para pemain. Beginilah seharusnya kami bermain menunjukkan tekad, bertarung, dan membuat lawan menderita,” katanya. Sebuah malam yang akhirnya memberi harapan baru bagi The Hammers dan pendukungnya.*

Pos terkait