SATUMEDIA.ID – Setelah kemenangan atas Hellas Verona, Inter kini bersiap menghadapi Kairat Almaty pada matchday keempat fase liga UEFA Champions League 2025/26. Sehari sebelum laga, Cristian Chivu berbicara kepada media di BPER Training Centre, Appiano Gentile (Rabu, 5 November 2025 waktu Indonesia).
Menanggapi perbedaan kualitas di atas kertas dan tudingan bahwa Inter berada di puncak grup karena lawan-lawannya dianggap mudah, Chivu menegaskan bahwa ia tidak terpengaruh oleh opini luar. Menurutnya, setiap pertandingan di Liga Champions selalu sulit dan kemenangan tak bisa dianggap remeh.
Ia menyoroti perjalanan Kairat yang berhasil menyingkirkan tim seperti Slovan Bratislava dan Celtic di babak kualifikasi, sebagai bukti bahwa tim asal Kazakhstan itu memiliki kualitas.
“Kalau ada yang bilang kami punya jadwal mudah, silakan saja. Tapi di klub ini kami tahu betapa beratnya berjuang di kompetisi sekelas ini,” ujarnya.
Chivu juga berbicara soal perkembangan tim. Menurutnya, Inter masih terus berupaya untuk meningkatkan konsistensi dan kemampuan beradaptasi dalam situasi sulit. Ia menilai para pemainnya dewasa dan bertanggung jawab, mampu belajar dari setiap momen, baik saat menang maupun kalah.
“Yang penting kami punya mentalitas satu tim, rendah hati, dan selalu menatap ke depan,” katanya, sambil memuji sikap pemain muda seperti Carlos yang menunjukkan kesadaran dan tekad untuk berkembang.
Menyoal cedera Marcus Thuram, Chivu memastikan bahwa ia memiliki empat penyerang siap tampil melawan Kairat, termasuk Pio Esposito dan Bonny. Ia menegaskan tidak ada pemain yang “diistirahatkan” khusus untuk laga berikutnya, karena setiap pertandingan sama pentingnya. “Siapa pun bisa menjadi starter, dan pergantian pemain pun punya peran besar,” jelasnya.
Mengenai lini belakang, Chivu menambahkan bahwa rotasi antara Acerbi, De Vrij, Bissek, Akanji, Bastoni, dan Darmian dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan taktik, bukan hierarki. “Yang terpenting adalah kontribusi di lapangan, bukan teori di atas kertas,” tutupnya.*




