Kemenangan Tak Cukup! Chivu Minta Inter Lebih Ganas

Inter Milan sukses taklukkan Kairat Almaty 2-1.(instagram @inter).**

SATUMEDIA.ID – Inter Milan kembali menunjukkan performa sempurna di ajang Liga Champions musim ini setelah meraih kemenangan keempat dari empat pertandingan yang telah dimainkan. Bermain di San Siro, tim asuhan Cristian Chivu berhasil menundukkan Kairat Almaty dengan skor tipis 2-1 berkat gol dari Lautaro Martinez dan Carlos Augusto.

Dengan hasil ini, Nerazzurri mempertahankan rekor 100 persen kemenangan dan semakin mantap di puncak klasemen grup. Namun, meski puas dengan tiga poin yang diraih, sang pelatih menilai permainan timnya masih menyisakan beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki.

Chivu mengakui bahwa kemenangan tersebut terasa penting, tetapi ia tidak menutup mata terhadap penampilan yang menurutnya belum maksimal. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab utama ada di pundaknya apabila pesan tentang pentingnya laga ini tidak tersampaikan dengan baik kepada para pemain. “Mungkin ada beberapa pemain yang sedikit meremehkan pertandingan ini,” ujar Chivu.

Ia menambahkan bahwa pengalaman sebagai mantan pemain membuatnya tahu betul betapa berbahayanya laga melawan tim yang di atas kertas tampak lebih lemah, terutama ketika jadwal pertandingan sangat padat. Pelatih asal Rumania itu menekankan bahwa ia siap menanggung segala kritik, sekaligus tetap bersyukur atas tambahan tiga poin berharga.

Lebih lanjut, Chivu menyoroti bahwa timnya seharusnya bisa tampil lebih dominan dan tegas dalam mengontrol permainan. Inter gagal membuka keunggulan lebih awal serta tidak mampu menuntaskan peluang yang ada untuk “mengunci” kemenangan lebih cepat. Situasi ini membuat Kairat Almaty tetap memiliki kesempatan untuk menekan hingga akhir laga.

Meski begitu, Chivu memuji para pemainnya yang menurutnya cerdas, dewasa, dan mampu mengevaluasi kesalahan mereka sendiri. Ia berharap pengalaman ini menjadi pelajaran berharga agar tim memiliki sikap dan mentalitas yang lebih kuat di laga-laga berikutnya.

Menariknya, Chivu juga mengungkapkan alasan di balik keputusannya menurunkan Lautaro Martinez sejak awal laga. Ia menegaskan bahwa keputusan itu sepenuhnya berasal darinya, bukan permintaan sang kapten. “Saya tahu pentingnya memberi kepercayaan kepada penyerang ketika sedang berusaha keluar dari masa sulit,” tuturnya.

Lautaro kemudian membayar kepercayaan itu dengan mencetak gol sekaligus menunjukkan semangat juang lewat aksi bertahan yang krusial. Bagi Chivu, hal tersebut mencerminkan jiwa kepemimpinan dan semangat tim yang sejati.

Ia menutup dengan pesan positif: sepak bola, menurutnya, adalah tentang kebahagiaan, kerja keras, dan tetap bermain dengan senyum di wajah tanpa terlalu membebani diri dengan hal-hal negatif.*

Pos terkait