SATUMEDIA.ID – Dalam dua laga terakhirnya, Madura United FC selalu gagal menjaga gawang tetap steril, meski hanya kebobolan satu gol di tiap pertandingan. Namun, dua gol tersebut terbukti krusial membuat mereka kalah 0-1 dari Persija Jakarta, dan satu lagi memaksa hasil imbang 1-1 kontra PSM Makassar.
Menjelang laga kandang kelima BRI Super League 2025/26 melawan Persijap Jepara, bek asing Madura United, Pedro Filipe Tinico Menteiro, menegaskan bahwa tanggung jawab dalam menjaga pertahanan bukan hanya milik lini belakang semata, melainkan seluruh pemain di lapangan.
Pemain asal Portugal itu menyerukan agar seluruh skuad Laskar Sape Kerrab menunjukkan kerja keras di sesi latihan dan menerapkannya secara nyata saat pertandingan berlangsung di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan, pada Minggu (9/11) mendatang.”
Ya, saya pikir itu bukan hanya tentang garis pertahanan, tapi juga tentang tim. Semua di tim membantu bertahan, jadi saya sebagai stoper, saya siap untuk setiap pertandingan, seperti setiap kali tim melakukannya. Jadi kami siap, kami bekerja keras untuk menjadi lebih baik,” ujarnya.
Menjelang pekan ke-12, Madura United sudah kemasukan 11 gol sejauh musim ini. Rangkaian kebobolan tersebut terjadi ketika menghadapi PSM Makassar (1 gol), Persija Jakarta (1 gol), Persis Solo (2 gol), Persita Tangerang (1 gol), Bali United FC (1 gol), Persik Kediri (1 gol), serta Malut United FC (4 gol).
Meski begitu, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab masih mampu mencatatkan tiga kali clean sheet: saat menang 2-0 atas Dewa United Banten FC, serta dua hasil imbang tanpa gol melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC dan PSBS Biak.
Dari total 11 pertandingan yang telah dijalani, Madura United baru mengumpulkan 10 poin, hasil dari dua kemenangan, empat hasil imbang, dan lima kekalahan. Situasi tersebut membuat mereka belum bisa keluar dari bayang-bayang zona merah klasemen sementara.*





