SATUMEDIA.ID – Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengakui keunggulan Manchester City setelah timnya tumbang 0-3 di Etihad Stadium dalam lanjutan Premier League, Minggu malam. Meski sempat mendapat momentum ketika Giorgi Mamardashvili menggagalkan penalti awal Erling Haaland, sang striker Norwegia akhirnya membuka keunggulan tuan rumah lewat sundulan. Upaya Liverpool untuk menyamakan kedudukan sempat berhasil melalui Virgil van Dijk, namun gol tersebut dianulir karena Andy Robertson lebih dulu offside. City kemudian menambah dua gol melalui tembakan berbelok Nico Gonzalez dan penyelesaian ciamik Jeremy Doku di babak kedua.
Slot mengakui timnya kalah di semua aspek permainan, terutama di paruh pertama laga. Ia membandingkan pertandingan ini dengan pertemuan musim lalu yang juga memperlihatkan dominasi City. “Mereka jauh lebih baik dalam segala hal di babak pertama. Tahun lalu kami sempat mencuri momentum lewat bola mati, tapi kali ini mereka jauh lebih efektif,” ujar Slot. Menurutnya, gol pertama dan ketiga City lahir bukan dari peluang besar, melainkan murni karena kualitas individu pemain.
Meski menelan kekalahan, Slot menegaskan suasana ruang ganti tetap penuh kekecewaan namun realistis. “Kami mengawali pekan dengan baik, mengalahkan Aston Villa dan Real Madrid. Tapi kemudian menghadapi City di Etihad adalah ujian yang jauh lebih sulit bagi siapa pun,” ungkapnya. Pelatih asal Belanda itu menilai skor 2-0 di babak pertama sudah mencerminkan jalannya laga.
Terkait gol Van Dijk yang dianulir, Slot enggan menjadikannya alasan. Ia mengakui keputusan VAR bisa saja mengubah jalannya pertandingan, tetapi menilai hasil akhir tidak semata ditentukan oleh itu. “Jika kami bisa bertahan dengan skor 1-0 hingga jeda, mungkin kami bisa melakukan penyesuaian. Tapi dengan cara City bermain, kami tetap akan kesulitan,” katanya. Slot menutup dengan menegaskan bahwa kekalahan ini menjadi pelajaran penting untuk memperbaiki keseimbangan tim di lini tengah yang sempat kedodoran menghadapi pergerakan cepat Doku dan Nico O’Reilly.





