SATUMEDIA.ID – Pep Guardiola mengakui Manchester City tampil di bawah standar saat takluk 0-2 dari Manchester United di Old Trafford. Pelatih asal Spanyol itu menilai anak asuhnya kekurangan energi, terutama pada fase akhir pertandingan, sehingga gagal mengimbangi intensitas permainan tuan rumah yang tampil lebih agresif di Derby Manchester.
Guardiola menegaskan kekalahan tersebut bukan disebabkan satu faktor tunggal. Ia menyebut City harus menerima kenyataan bahwa United memang tampil lebih kuat pada laga ini. Menurutnya, energi yang sempat ditunjukkan timnya beberapa hari sebelumnya tidak muncul di derby, sementara Setan Merah justru mampu memaksimalkan momentum di bawah arahan pelatih baru mereka.
Pelatih City itu juga menyoroti kondisi skuad yang terus mengalami perubahan dalam dua bursa transfer terakhir. Rotasi pemain dan jadwal padat membuat timnya masih berada dalam proses adaptasi. Meski begitu, Guardiola menolak menjadikan situasi tersebut sebagai alasan, seraya menegaskan bahwa performa tim secara keseluruhan musim ini tetap menunjukkan semangat dan komitmen tinggi.
Terkait hasil buruk di Old Trafford, Guardiola mengaku lebih fokus pada raihan poin ketimbang kualitas permainan semata. Ia menilai satu pertandingan seperti derby bisa saja berjalan di luar rencana, namun yang lebih penting adalah konsistensi di laga-laga sebelumnya. Guardiola pun menekankan bahwa City pernah tampil sangat dominan di pertandingan lain musim ini, meski belum selalu mampu mengonversinya menjadi kemenangan.*





