SATUMEDIA.ID – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, meminta timnya segera membuang pikiran negatif usai kekalahan 1-3 dari Bodo/Glimt pada ajang Liga Champions. Kekalahan di Norwegia tersebut menjadi pukulan telak bagi ambisi City untuk langsung lolos ke fase gugur, terlebih laga itu juga diwarnai kartu merah Rodri yang semakin menyulitkan langkah The Citizens.
Hasil buruk ini datang di tengah performa inkonsisten City di Premier League, di mana mereka hanya mengumpulkan tiga poin dari empat pertandingan terakhir. Guardiola mengakui suasana tim sedang tidak ideal akibat badai cedera dan sejumlah momen kontroversial. Namun, ia menegaskan bahwa skuadnya harus segera mengubah situasi dan kembali fokus menghadapi laga-laga krusial berikutnya, termasuk duel melawan Wolves dan Galatasaray di Etihad.
Guardiola juga menepis anggapan bahwa City meremehkan Bodo/Glimt. Ia memuji organisasi permainan tim tuan rumah yang tampil disiplin dan tajam, terutama dalam skema transisi. Menurutnya, meski bermain dengan 10 orang, City tetap berusaha melawan dan menciptakan peluang, bahkan menunjukkan peningkatan performa dibanding kekalahan pada laga derby sebelumnya.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Guardiola menilai absennya sejumlah pemain kunci turut memengaruhi stabilitas tim. Ia menyebut kekurangan di sektor sayap dan lini lain membuat City kesulitan menjaga konsistensi permainan. Kini fokus utama City adalah memperbaiki dinamika tim dan berjuang maksimal demi mengamankan posisi delapan besar fase grup Liga Champions pada laga penentuan melawan Galatasaray.*





