SATUMEDIA.ID – Liverpool harus menelan kekalahan dramatis saat bertandang ke markas AFC Bournemouth pada lanjutan Liga Inggris hari Minggu (25/1/2026) dini hari, usai kebobolan di detik-detik akhir pertandingan dan takluk dengan skor 2-3. The Reds sempat menunjukkan mental kuat dengan bangkit dari ketertinggalan dua gol, sebelum akhirnya rekor tak terkalahkan mereka yang bertahan dalam 13 laga harus terhenti di Vitality Stadium.
Pelatih Liverpool, Arne Slot, menilai hasil tersebut sangat mengecewakan, terutama karena timnya kehabisan energi di fase akhir pertandingan. Padatnya jadwal dinilai berpengaruh besar, mengingat Liverpool harus menjalani laga tandang Eropa hanya dua hari sebelumnya. Meski begitu, Slot menegaskan bahwa sepanjang laga timnya tampil dominan dan mampu mengontrol permainan, kecuali pada periode singkat yang berujung dua gol Bournemouth.
Slot juga menyoroti situasi sulit yang dihadapi timnya setelah Joe Gomez mengalami cedera dan memaksa Liverpool bermain dengan 10 orang dalam momen krusial. Ia menilai gol kedua Bournemouth tidak sepenuhnya disebabkan oleh kekurangan jumlah pemain, melainkan akibat kelengahan di sisi pertahanan. Cedera Gomez sendiri terjadi setelah benturan dengan Alisson Becker dan membuat sang bek tak mampu melanjutkan pertandingan.
Selain faktor cedera, Slot mengakui bahwa manajemen kebugaran pemain menjadi tantangan besar di tengah banyaknya laga dan keterbatasan opsi akibat cedera jangka panjang. Ia menjelaskan beberapa keputusan rotasi dan pergantian pemain semata-mata dilakukan demi menjaga kondisi fisik skuad.
Meski kalah, Slot tetap mengapresiasi karakter dan semangat juang timnya yang mampu bangkit, seraya menegaskan Liverpool harus segera berbenah untuk menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya.*





