SATUMEDIA.ID – Jose Mourinho akhirnya angkat bicara soal kasus yang melibatkan Vini dan Prestianni. Pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa dirinya menunggu hasil pembuktian resmi sebelum mengambil sikap final. Namun, ia memberi peringatan keras: jika sang pemain benar-benar terbukti bersalah, maka kariernya di Benfica sekaligus di bawah asuhan Mourinho akan berakhir.
Mourinho menekankan bahwa sejak awal ia memilih bersikap netral, tidak membela maupun menyerang pihak mana pun. Ia juga menyebut masih menghormati Arbeloa, tetapi merasa sudah mengambil posisi yang tepat terkait situasi tersebut. Menurutnya, prinsip hak asasi manusia serta penolakan terhadap segala bentuk diskriminasi harus tetap dijunjung tinggi dalam sepak bola.
Di sisi lain, eks pelatih Real Madrid itu menegaskan pentingnya asas praduga tak bersalah. Ia mengaku bukan sosok yang terlalu akademis, tetapi juga bukan orang yang bodoh, sehingga tetap menempatkan kata “jika” sebelum menjatuhkan penilaian. Mourinho menilai UEFA memilih menjauhkan pemain dari pertandingan untuk sementara waktu, sambil menunggu kejelasan berdasarkan regulasi yang berlaku.
Meski begitu, Mourinho tak menutup kemungkinan mengambil langkah tegas. Ia memastikan pandangannya akan berubah total jika nantinya terbukti bahwa pemainnya melanggar prinsip-prinsip tersebut. Baginya, jika kesalahan benar-benar terbukti, maka hubungan profesional mereka akan selesai. Namun selama belum ada kepastian, ia tetap mengedepankan kehati-hatian dan menunggu fakta resmi terungkap.*





