SATUMEDIA.ID – Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menilai duel menghadapi Persib Bandung akan menjadi panggung pembuktian bagi timnya. Bukan hanya strategi yang dipertaruhkan, melainkan juga ketahanan fisik dan kematangan mental di tengah tekanan laga besar.
Persebaya Surabaya dijadwalkan menjamu Persib pada pekan ke-24 Super League Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026) malam WIB. Pertemuan dua tim dengan sejarah panjang rivalitas ini diprediksi berlangsung ketat sejak menit awal, apalagi dimainkan di hadapan ribuan suporter tuan rumah.
Persebaya datang dengan tantangan tersendiri. Jadwal padat membuat Bajol Ijo harus menguras energi dalam waktu singkat usai menghadapi Bhayangkara FC, Persijap Jepara, dan PSM Makassar. Kondisi itu memaksa tim pelatih melakukan rotasi dan manajemen beban latihan secara cermat.
“Tantangan terbesar adalah menjaga intensitas. Kami tidak bisa bermain sembarangan. Fokus dan konsistensi harus dijaga, terutama di babak pertama,” ujar Tavares dikutip dari laman Persebaya, Senin (2/3/2026).
Ia menegaskan, keseimbangan permainan akan menjadi kunci. Persebaya dituntut disiplin saat bertahan sekaligus efektif memanfaatkan peluang ketika menguasai bola. Kesalahan kecil, menurutnya, bisa berakibat fatal menghadapi tim dengan pengalaman dan kedalaman skuad seperti Persib.
“Persib adalah tim yang tahu bagaimana menghukum lawan. Mereka solid di belakang dan berbahaya saat transisi. Kami harus bermain cerdas,” katanya.
Dalam sesi latihan terakhir, Tavares memberi perhatian khusus pada kecepatan transisi dan organisasi lini tengah. Ia ingin anak asuhnya tetap kompak dalam blok pertahanan, namun agresif saat membangun serangan.
Selain faktor teknis, ia juga menekankan pentingnya kesiapan mental. Bermain di laga besar, kata dia, membutuhkan keberanian mengambil keputusan di bawah tekanan.
“Sepak bola bukan hanya soal fisik. Ini tentang bagaimana tetap tenang, membaca situasi, dan mengambil keputusan yang tepat,” tuturnya.
Atmosfer Gelora Bung Tomo diyakini menjadi senjata tambahan. Dukungan penuh Bonek dan Bonita diharapkan mampu mendongkrak semangat pemain sekaligus memberi tekanan psikologis bagi tim tamu.
“Ini laga besar. Kami butuh energi dari tribun. Dengan dukungan penuh suporter, saya percaya para pemain akan tampil dengan determinasi tinggi,” kata Tavares.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga soal harga diri dan posisi di papan atas. Di tengah jadwal padat dan tekanan tinggi, Persebaya ditantang membuktikan ketangguhan mereka di hadapan rival kuatnya.*





