Pep Guardiola Kena Larangan Dua Pertandingan, Baru Kembali di Final Carabao Cup

Pep Guardiola didekati oleh Timnas Italia untuk menjadi pelatih.(doc Manchester City).**

SATUMEDIA.ID – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, dipastikan harus menjalani hukuman larangan mendampingi tim selama dua pertandingan setelah menerima kartu kuning keenam musim ini. Akibatnya, pelatih asal Spanyol tersebut tidak akan berada di pinggir lapangan saat Manchester City menghadapi Chelsea dan West Ham. Ia baru bisa kembali memimpin tim dari area teknis pada laga final Carabao Cup melawan Arsenal.

Kartu kuning tersebut diterima Guardiola usai melontarkan protes terkait sebuah insiden yang melibatkan Jeremy Doku. Menurutnya, pemain sayap City itu dilanggar saat melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan. Guardiola menilai pelanggaran tersebut seharusnya mendapat perhatian dari wasit.

“Ketika Jeremy Doku menggiring bola melewati Trippier dan masuk sendirian ke kotak penalti lalu ditarik dari belakang, saya sebenarnya tidak meminta kartu kuning, tapi itu jelas pelanggaran. Saya akan membela tim saya,” ujar Guardiola.

Guardiola juga menanggapi situasi tersebut dengan nada sedikit bercanda. Ia menyebut dirinya kini memegang satu rekor unik di sepak bola Inggris, yakni sebagai manajer dengan jumlah kartu kuning terbanyak.

“Saya akan mengatakan sesuatu—kami sudah memiliki semua rekor di negara ini, semuanya, terlepas dari apa pun. Sekarang kami juga punya rekor manajer dengan kartu kuning terbanyak. Saya ingin semua rekor dan sekarang saya mendapatkannya,” katanya.

Meski harus absen dua pertandingan, Guardiola mencoba melihatnya dengan santai. Ia bahkan menyebut masa hukuman itu seperti waktu liburan singkat, walaupun tetap mengaku masih sulit memahami beberapa keputusan yang terjadi selama lebih dari satu dekade dirinya melatih di Inggris.

“Sekarang saya mendapat larangan dua pertandingan dan saya akan pergi berlibur selama dua laga berikutnya. Ya Tuhan, ya Tuhan. Ada beberapa hal setelah 10 tahun masih tidak bisa saya pahami. Coba tinjau lagi kejadiannya. Tentu saja saya akan membela Doku dan semua tim saya. Mereka terus melakukan itu,” tuturnya.*

Pos terkait