SATUMEDIA.ID – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan timnya belum menyerah dalam perburuan tiket perempat final Liga Champions meski harus menelan kekalahan telak 0-3 dari Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar di Santiago Bernabéu. Hasil tersebut membuat The Citizens menghadapi tugas berat karena harus membalikkan defisit tiga gol saat leg kedua digelar di Etihad Stadium pada 17 Maret mendatang.
Guardiola mengakui peluang timnya saat ini tidak mudah, tetapi ia memastikan Manchester City tetap akan berusaha memberikan perlawanan maksimal di hadapan para pendukungnya. Ia berharap atmosfer Etihad dapat membantu timnya tampil lebih baik, khususnya dalam memaksimalkan peluang di lini serang.
“Untuk saat ini peluangnya memang tidak besar. Tentu saja kami akan mencoba, meskipun situasinya sulit. Namun kami akan bermain di hadapan para pendukung kami dan mencoba tampil lebih aktif di sepertiga akhir lapangan,” ujar Guardiola.
Pada pertandingan tersebut, Real Madrid tampil dominan lewat Federico Valverde yang mencetak hattrick di babak pertama. Meski demikian, Guardiola menilai hasil pertandingan sebenarnya bisa saja lebih buruk andai kiper City tidak mampu menggagalkan penalti Vinicius Junior.
“Skor 3-0 tentu lebih baik daripada 4-0, itu tidak bisa kami sangkal. Terkadang sulit mengontrol transisi saat kami kehilangan bola dan mereka memanfaatkannya. Kami beberapa kali mampu masuk ke kotak penalti, tetapi tidak bisa mengalahkan Courtois,” jelasnya.
Guardiola juga menilai timnya sebenarnya sudah menjalankan proses permainan dengan cukup baik, namun kurang tajam saat menyelesaikan peluang. Ia menegaskan Manchester City akan segera bangkit dan mempersiapkan diri untuk pertandingan berikutnya sebelum kembali fokus menghadapi Real Madrid di leg kedua.
“Kami sudah mencoba melakukan yang terbaik, tetapi kami tidak menciptakan peluang yang benar-benar memaksa Courtois melakukan penyelamatan besar,” tambahnya.*





