SATUMEDIA.ID – Manchester United meluapkan kemarahan terhadap keputusan wasit usai ditahan imbang Bournemouth dengan skor 2-2 dalam laga yang berlangsung di Vitality Stadium, Sabtu (21/3/2026) pukul 03.00 WIB dini hari. Hasil tersebut diwarnai kontroversi, terutama terkait keputusan penalti yang dinilai tidak konsisten oleh kubu Setan Merah di momen krusial pertandingan.
Kapten MU, Bruno Fernandes, secara terbuka mempertanyakan keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya. Ia mengaku memahami bahwa memberikan dua penalti kepada satu tim dalam satu pertandingan bukan hal mudah, namun tetap tidak bisa menerima perbedaan penilaian terhadap dua pelanggaran yang menurutnya serupa. “Saya tahu sulit bagi wasit untuk memberikan dua penalti kepada tim yang sama dalam satu pertandingan, tapi saya tidak mengerti kenapa satu pelanggaran dianggap penalti sementara yang lain tidak. Juga, kenapa VAR tidak mengoreksi keputusan itu?” ujar Bruno.
Hal senada disampaikan oleh Michael Carrick yang menyebut situasi tersebut membingungkan. Ia menilai insiden yang melibatkan Amad seharusnya juga berbuah penalti karena memiliki kemiripan dengan pelanggaran sebelumnya yang sudah diberikan wasit. “Wasit memberi kami satu penalti untuk tarikan dengan dua tangan, tapi yang kedua pada Amad tidak diberikan. Padahal hampir identik. Bagi saya, itu dua penalti di momen penting. Membingungkan… gila… sulit diterima,” tegasnya.
Sang manajer pun ikut angkat bicara dan mengaku tidak habis pikir dengan keputusan tersebut. “Saya benar-benar tidak bisa memahaminya,” ucapnya singkat.
Kontroversi ini pun menambah panas jalannya laga yang berakhir imbang, sekaligus memicu perdebatan soal konsistensi keputusan wasit dan peran VAR dalam pertandingan Premier League.*





