SATUMEDIA.ID – Barcelona dipastikan tersingkir dari ajang Liga Champions setelah kalah dari Atletico Madrid, namun hasil tersebut diiringi kontroversi yang memicu reaksi keras dari presiden klub, Joan Laporta. Ia melontarkan kritik tajam terhadap kinerja wasit dan VAR yang dinilai merugikan timnya sepanjang dua leg pertandingan.
Laporta tetap memberikan ucapan selamat kepada Atletico Madrid yang berhasil melaju ke semifinal. Namun, ia menegaskan bahwa sejumlah keputusan perangkat pertandingan sangat mengecewakan dan berdampak besar terhadap hasil akhir. Menurutnya, ada banyak momen krusial yang seharusnya bisa mengubah jalannya pertandingan.
Ia menyoroti beberapa insiden penting, mulai dari tidak diberikannya penalti yang dianggap jelas pada leg pertama, hingga kartu merah yang dinilai terlalu berat. Pada leg kedua, Laporta juga mengkritik keputusan wasit yang mengusir Eric García, menganulir gol Ferran Torres, serta mengabaikan potensi pelanggaran terhadap Dani Olmo. Bahkan, ia menyebut adanya insiden keras yang tidak mendapat hukuman layak dari wasit.
Merasa dirugikan, Laporta memastikan pihak klub akan kembali mengajukan keluhan resmi kepada UEFA. Ia menegaskan bahwa Barcelona tidak bisa menerima keputusan-keputusan tersebut dan membantah anggapan bahwa klubnya selama ini diuntungkan oleh wasit.*




